DPRD Berau, Sambut Baik Rencana BPBD Pasang Alat Deteksi Dini Banjir Di Hulu Sungai

- Redaksi

Minggu, 22 Juni 2025 - 17:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Frans Lewi, Sekretaris Komisi I DPRD Berau.

Foto : Frans Lewi, Sekretaris Komisi I DPRD Berau.

Lintasjejaring.com, Berau – Rencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau, untuk memasang alat Early Warning System (EWS), di hulu Sungai Kelay dan Segah, mendapat dukungan penuh dari DPRD Berau.

Alat ini dinilai, sangat strategis dalam upaya mitigasi banjir, terutama untuk masyarakat yang tinggal di Kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Nofian Hidayat, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, menjelaskan bahwa EWS, akan memantau ketinggian air secara real time, dan memberi sinyal peringatan dini, jika terjadi peningkatan, pada debit air secara signifikan.

“Alat ini sangat penting, untuk deteksi dini sehingga dari BPBD, bisa segera memberikan informasi kepada warga,” ujarnya.

Menyambut rencana tersebut, Frans Lewi, Sekretaris Komisi I DPRD Berau, menyatakan dukungannya. Ia menilai pemasangan EWS, sebagai langkah preventif, yang sangat dibutuhkan, mengingat banjir di wilayah hulu, sudah menjadi masalah yang kerap terjadi.

“Kalau memang bisa, diadakan alat pendeteksi, kita dari anggota dewan sangat mendukung. Karena kita tidak tahu, untuk tingkat kedalaman sungai sekarang itu berapa,” ucapnya.

Ia juga mengungkapkan, bahwa DPRD Berau sebelumnya, telah melakukan kunjungan kerja, ke DPRD Provinsi Kalimantan Timur, di Samarinda, membahas strategi penanggulan banjir, termasuk upaya pengerukan sungai.

“Dari hasil diskusi, kami melihat daerah lain seperti Samarinda, sudah meminta pengerukan Sungai Mahakam. Kita bisa belajar dari itu,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, bahwa pendangkalan sungai di Berau, mungkin turut menjadi penyebab banjir, yang kerap terjadi, sehingga solusi yang ada, tidak bisa hanya menyalahkan kondisi alam saja.

“Mungkin salah satu faktor di Berau, juga adalah terkait pendangkalan sungai, bukan semata-mata terus memvonis, bahwa banjir ini diakibatkan karena alam yang rusak,” tandasnya.

 

Baca Juga:  Dukung Ekonomi Kreatif, DPRD Kota Samarinda Finalisasi Raperda Ekraf
Baca Juga:  PKB Menuju Partai Modern, Syafruddin Gaungkan 'High Value' Kaderisasi

Iza/ADV/Ed-Sean/DPRD Berau

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar
Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan
Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan
Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi
Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau
Dishub Kukar Dorong Edukasi untuk Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Berlalu Lintas

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:40 WITA

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Berita Terbaru