Frans Lewi Dorong SUTT GI 150 kV Talisayan Segera Beroperasi

- Redaksi

Kamis, 19 Juni 2025 - 12:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Frans Lewi, Sekretaris Komisi I DPRD Berau.

Foto : Frans Lewi, Sekretaris Komisi I DPRD Berau.

Lintasjejaring.com, Berau – Frans Lewi, Sekretaris Komisi I DPRD Berau, mendorong agar Jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), dan Gardu Induk (GI) 150 kV di Kecamatan Talisayan, dapat segera dioperasikan. Untuk memenuhi Kebutuhan listrik masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.

“Saya mewakili masyarakat daerah pesisir, sangat berharap SUTT GI Talisayan, bisa segera beroperasi, dan mengaliri listrik ke rumah-rumah warga,” ujarnya.

Sebagai legislator dari daerah pemilihan (Dapil) III, ia menilai kehadiran GI di Talisayan memiliki potensi strategis, untuk memperkuat jaringan kelistrikan, di seluruh Kabupaten Berau, tidak hanya di wilayah selatan.

“Karena gardu ada di Talisayan, harapan kami, listrik tidak hanya menyuplai wilayah sekitar, tetapi juga menjangkau seluruh permukiman warga, hingga ke pelosok,” jelasnya.

Ia mengungkapkan keprihatinannya, atas masih banyaknya warga pesisir, yang mengandalkan genset tua untuk penerangan, yang tidak hanya boros, akan tetapi juga beresiko menganggu jaringan listrik rumah tangga.

“Banyak warga kita yang masih menggunakan genset, yang sudah tidak layak pakai. Ini berisiko menimbulkan kerusakan fatal, dan membahayakan keselamatan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Persoalan BBM Tak Kunjung Kelar, Komisi II DPRD Kaltim Panggil Pertamina

Menurutnya, jika SUTT GI 150 kV telah beroperasi secara optimal, maka masalah kelistrikan di wilayah Satuan Pemukiman (SP), dan kampung – kampung di pesisir selatan, dapat teratasi.

Ia juga menyebutkan, dalam waktu dekat, pihaknya bersama dengan komisi I hingga III, akan berkoordinasi langsung, dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN), untuk meminta kejelasan, terkait progres operasional SUTT tersebut.

“Kami akan segera berkoordinasi, dengan PLN untuk mengetahui sejauh mana progresnya, dan kapan jaringan ini bisa mulai digunakan,” ujarnya.

Ia meminta agar PLN, dapat memastikan distribusi tegangan listrik mencukupi, untuk kebutuhan rumah tangga, industri, dan fasilitas layanan publik, serta mengingatkan agar penetapan tarif, tidak memberatkan masyarakat.

“Semoga tidak ada lagi pemadaman listrik, dan tarif listrik yang dibebankan, tetap terjangkau bagi masyarakat,” pungkasnya.

 

Baca Juga:  Beberapa Sikap Kedisiplinan Ditekankan Rasman Terhadap Atlet-Atlet Kaltim yang melaksanakan TC Pra Popnas

(Iza/ADV/Ed-Sean/DPRD Berau)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar, Perkuat Layanan Publik yang Responsif
SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar
Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan
Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan
Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi
Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:26 WITA

Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar, Perkuat Layanan Publik yang Responsif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:40 WITA

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Berita Terbaru