Abdul Waris Minta Pemkab Berau, Prioritaskan Sekolah Swasta Dan Perjelas Status Guru PPPK

- Redaksi

Senin, 16 Juni 2025 - 17:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Abdul Waris, Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau.

Foto : Abdul Waris, Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau.

Lintasjejaring.com, Berau – Abdul Waris, Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, menekankan pentingnya perhatian serius, dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab), terhadap sekolah swasta, dalam rencana kerja, lima tahun kedepan. Ia menyebutkan, isu ini telah lama di suarakan di legislatif.

“Perhatian terhadap sekolah swasta, merupakan hal yang terus saya dorong. Sudah saatnya Pemkab Berau, membahas kesejahteraan sekolah swasta secara lebih intens,” ucapnya.

Politisi Partai Nasdem ini, mencontohkan sejumlah daerah, seperti Jakarta yang telah memiliki Peraturan Daerah (Perda), tentang pendidikan gratis, untuk sekolah swasta.

Menurutnya, langkah serupa perlu diadopsi di Berau, agar sekolah swasta, juga dapat merasakan dan menikmati, anggaran daerah untuk peningkatan fasilitas.

“APBD kita, harus bisa secara rutin, membantu sarana dan prasarana sekolah swasta, karena mereka juga bagian dari ekosistem pendidikan,” tegasnya.

Selain pendidikan, ia juga menyoroti, pentingnya pembahasan bersama, antara Pemkab dan DPRD, terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Ia menilai, keselarasan visi dan misi, program kerja, selama lima tahun ke depan sangat penting, termasuk didalamnya berkaitan, dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) 2045.

“Tema RPJP Berau Mempesona, harus dibarengi, dengan perencanaan matang dan diskusi terbuka dengan DPRD,” ucapnya.

Tidak hanya itu, ia juga menyoroti status guru, yang telah lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 1, Namun hingga kini, belum ada kejelasan, tentang nasib pengangkatannya, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Berdasarkan informasi, dari Kementerian PANRB dan BKN, pengangkatan ASN dari PPPK tahap 1, ditunda hingga Maret 2026. Ini perlu ditanggapi serius, oleh Pemkab agar tidak berdampak pada motivasi, dan kinerja guru,” jelasnya.

Besar harapannya, agar Pemkab Berau, dapat segera merespons, dan mengambil langkah cepat, untuk dapat memastikan para guru, yang belum diangkat tidak merasa terabaikan.

“Jangan sampai status yang tidak jelas ini, menurunkan semangat kerja mereka. Pemerintah harus tanggap,” tutupnya.

 

Baca Juga:  Harminsyah Dukung GratisPol, Ingatkan Pemerintah Siapkan Sistem Layanan yang Siap di Lapangan
Baca Juga:  Kejurnas KORMI Jadi Seleksi Awal Atlet Kaltim Menuju FORNAS NTB 2025

(Iza/ADV/Ed-Sean/DPRD Berau)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar, Perkuat Layanan Publik yang Responsif
SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar
Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan
Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan
Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi
Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:26 WITA

Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar, Perkuat Layanan Publik yang Responsif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:40 WITA

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Berita Terbaru