Miris! Akses Muara Ancalong-Busang Rusak Parah, Budianto Bulang : Ini Jalan Utama Masyarakat, Kenapa Begitu Tidak Layak

- Redaksi

Rabu, 15 Januari 2025 - 05:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Tim Rombongan Reses Anggota DPRD Prov. Kaltim yang mengalami kandas di Dusun Temaring, Desa Kelinjau Ulu, Kecamatan Muara Ancalong, Kab. Kutim

Foto : Tim Rombongan Reses Anggota DPRD Prov. Kaltim yang mengalami kandas di Dusun Temaring, Desa Kelinjau Ulu, Kecamatan Muara Ancalong, Kab. Kutim

LINTASJEJARING.COM, Kutai Timur- Menuju Kecamatan paling utara Kutai Timur (Kec. Busang), perjalanan Reses Anggota DPRD Prov. kaltim Budianto Bulang penuh dengan realita akses jalan masyarakat yang tidak layak.

Ia menyampaikan perihal ini saat merasakan langsung di lapangan terkait kondisi jalan yang rusak parah ketika melaksanakan kegiatan reses yang berada di Kecamatan Muara Ancalong, Busang dan Long Mesangat pada Rabu, (15/01/2025).

Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini juga mengungkapkan, terkait kondisi jalan yang menjadi tanggung jawab dari pihak Pemprov dan Pemkab agar tidak terluput lagi dari perhatian pemerintah. Hal ini sendiri dikarenakan, jalan tersebut merupakan satu – satunya akses yang digunakan masyarakat.

“Kondisinya cukup parah, seakan – akan tidak mendapat perhatian dari pihak pemerintah, apalagi kalau sudah memasuki musim hujan jalannya hampir tidak dapat digunakan dan kegiatan masyarakat jelas terganggu,” ujarnya.

Budianto Bulang juga menyampaikan terkait pentingnya perbaikan jalan serta pembangunan akses infrastruktur bagi transportasi di daerah pedalaman atau pedesaan. Dengan akses yang baik, tentunya akan sangat penting dalam menunjang mobilitas masyarakat dalam kegiatan perekonomian dan pendidikan.

Baca Juga:  Pendaftaran Tidak Dipungut Bayaran, Dispora Kaltim Selenggarakan Kejuaraan Sepakbola Piala Gubernur

Hal inilah yang mendorong dirinya untuk mengusulkan agar pihak pemerintah baik Pemprov ataupun Pemkab agar dapat melakukan perbaikan pada infrastruktur – infrastruktur yang telah rusak ataupun dapat membangun akses jalan baru yang mengkoneksikan desa – desa yang berada di pelosok Kutim.

“Kalau Jalan masyarakat ini telah baik, tentunya kegiatan sosial dan perekonomian dapat terlaksanakan dengan baik, juga kegiatan pendidikan tidak akan terganggu,” tuturnya.

Dirinya beranggapan bahwa dengan adanya perbaikan jalan di daerah pedesaan tentunya akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan roda perekonomian lokal di daerah tersebut juga pertumbuhan pada kesejahteraan masyarakat akan tercapai.

Baca Juga:  DPRD Berau Soroti PHK Massal PT MTN, Hak Karyawan Harus Dipenuhi Tanpa Penundaan

“Kita berharap agar pemerintah dapat mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah infrastruktur jalan. Demi masa depan yang baik untuk masyarakat Kutim,” timpalnya.

“Besar harapan kita bersama, agar pihak pemerintah dapat segera mengambil tindakan konkret untuk segera mengatasi persoalan – persoalan ini, hal ini juga tentunya demi masa depan yang lebih baik untuk masyarakat Kutim,” tutupnya.

(Sean)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
Harga Pertalite di Wahau dan Kombeng Tembus Rp20 Ribu per Liter, Ketersediaan Hingga jarak Pengiriman jadi kendala
Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian
Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 
Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah
Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman
Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 07:50 WITA

Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:23 WITA

Harga Pertalite di Wahau dan Kombeng Tembus Rp20 Ribu per Liter, Ketersediaan Hingga jarak Pengiriman jadi kendala

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:33 WITA

Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:01 WITA

Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:56 WITA

Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA