Lintasjejaring.com, Samarinda– Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) bersiap menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-3 yang menjadi ajang strategis untuk memperkuat peran media siber sebagai mitra strategis pemerintah.
Dengan tema besar “Mengawal Hasta Cita, Sampai Benar-Benar Menjadi Emas,” Rakernas ini menjadi tonggak penting bagi JMSI untuk memastikan delapan program prioritas pemerintahan benar-benar terealisasi.
Acara yang akan berlangsung di Samarinda, Kalimantan Timur ini, tidak hanya menjadi forum tahunan biasa. Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, menyebut Rakernas ini sebagai wadah kolaborasi dan aksi nyata dalam menyukseskan visi besar Indonesia Emas 2045.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hasta Cita bukan sekadar slogan. JMSI berkomitmen untuk mengawal delapan program prioritas ini hingga menghasilkan perubahan konkret. Kami ingin menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan informasi yang objektif dan solusi atas tantangan bangsa,”tegas Teguh, Minggu malam (15/12/2024).
Rakernas kali ini juga mengangkat tema “Lembaran Baru Indonesia” untuk malam penganugerahan yang akan digelar pada 16 Desember 2024. Tema ini, menurut Teguh, selaras dengan semangat pembaruan yang diusung pemerintahan baru, baik di tingkat nasional maupun daerah.
“Ini adalah momen penting untuk menata ulang negeri ini. JMSI hadir sebagai mitra pemerintah, bukan hanya dalam menyampaikan informasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata untuk mengatasi tantangan yang dihadapi masyarakat,” tambahnya.
Rakernas tahun ini juga akan diwarnai pelantikan pengurus daerah baru dari Kalimantan Utara, Bangka Belitung, dan Jawa Tengah, serta pengurus cabang dari Dompu, Nusa Tenggara Barat.
Pelantikan ini diharapkan dapat memperluas jaringan JMSI sehingga informasi terkait program pemerintah dapat tersampaikan hingga ke daerah terpencil.
“Dengan pengurus baru, kami optimis JMSI dapat lebih efektif menyampaikan program-program pemerintah sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat di seluruh penjuru negeri,” ujar Teguh.
Teguh menegaskan bahwa media memiliki peran strategis dalam menciptakan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
“Negara ini tidak bisa dibangun oleh satu pihak saja. JMSI hadir untuk memastikan pemerintah tidak merasa berjalan sendiri, dan masyarakat juga merasa suaranya didengar,” katanya.
Selain itu, Teguh menyoroti pentingnya mengawal visi besar seperti Indonesia Emas hingga tercapai hasil nyata. **”Kita sering berbicara tentang cita-cita, tetapi lupa untuk mengawalnya hingga selesai. JMSI berkomitmen untuk terus mendampingi pemerintah, memastikan program-program prioritas ini berjalan sesuai rencana,”** pungkasnya.
Dengan mengusung tema besar dan melibatkan berbagai pihak, Rakernas JMSI 2024 tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga langkah konkret untuk menjembatani pemerintah dan masyarakat.
JMSI bertekad untuk memainkan peran penting sebagai pengawal, pendamping, dan penghubung dalam mewujudkan cita-cita besar bangsa.
Rakernas ini sekaligus menjadi simbol kolaborasi untuk memastikan bahwa semangat pembaruan di bawah pemerintahan baru benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, dari pusat hingga daerah.
(Zul)









