Lintasjejaring.com, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadikan tahun pertama pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai momentum untuk membangun fondasi pembangunan wilayah. Jumat (30/10/2026).
Langkah ini dilakukan melalui perencanaan tiga zonasi yang mencakup seluruh 20 kecamatan di Kukar.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, Syarifah Vanesa Vilna Savitry Isnawati Syafril, menjelaskan bahwa arah pembangunan daerah telah disusun berdasarkan pembagian zonasi utara, selatan, dan timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembagian tersebut menjadi acuan dalam menentukan prioritas pembangunan sesuai potensi setiap kawasan. Wilayah utara diarahkan pada sektor pariwisata dan pertanian, selatan berkaitan dengan pembangunan perkotaan, sedangkan timur diarahkan untuk pengembangan industri.
Vanesa menyebut perencanaan tersebut telah tertuang dalam dokumen RPJMD dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD). Kedua dokumen itu menjadi pedoman agar pembangunan daerah berjalan sesuai tahapan dan target yang telah ditetapkan.
“Harapannya kita bisa melaksanakan RPJMD yang sudah kita susun,” ujarnya.
RPJMD merupakan dokumen strategis yang menjadi pedoman pembangunan kepala daerah selama lima tahun. Sementara itu, RPJPD mengatur arah pembangunan jangka panjang selama 20 tahun yang dibagi menjadi empat tahapan, masing-masing lima tahun.
“Dalam periode pertama kepemimpinan Bupati Kukar Aulia, kita ingin memperkuat fondasi pembangunan wilayah,” ungkapnya.
Tahap awal tersebut, menjadi bagian penting dalam menyiapkan pelaksanaan target pembangunan untuk periode berikutnya.
Seluruh 20 kecamatan telah dimasukkan dalam pembagian zonasi agar prioritas pembangunan dapat disesuaikan dengan karakteristik masing-masing wilayah. Dengan perencanaan tersebut, pemerintah berharap arah pembangunan lebih terstruktur dan menjangkau seluruh kawasan.
“Ini merupakan tahun pertama untuk dokumen pembangunan jangka panjang, sehingga kita ingin membangun fondasi yang kuat untuk mencapai target-target pembangunan,” pungkas Vanesa.
(Adv/Diskominfo kukar)










