Lintasjejaring.com – Kutai Kartanegara Wakil Ketua I DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Abdul Rasid, meminta PLN mempercepat perbaikan jaringan listrik agar pemadaman yang kerap terjadi di Tenggarong segera teratasi. Ia juga mendorong Pertamina menambah kuota bahan bakar minyak (BBM) serta membenahi pelayanan SPBU untuk mengurangi antrean panjang. Senin (2/11/2026).
Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak PLN dan Pertamina di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung DPRD Kukar.
Rasid mengatakan, dalam pertemuan itu PLN memaparkan empat persoalan yang menjadi penyebab pemadaman listrik. Gangguan serupa disebut tidak hanya terjadi di Kukar, tetapi juga di sejumlah wilayah Kalimantan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pihak PLN tadi menyampaikan bahwa insyaallah pada akhir November dan Desember, persoalan listrik ini mudah-mudahan bisa teratasi dan kembali normal pada Desember dan seterusnya,” ujar Rasid usai RDP.
Meski PLN telah menyampaikan target pemulihan, DPRD meminta proses perbaikan dipercepat agar keluhan masyarakat segera ditangani. Ia berharap pemadaman tidak terus berulang dan target yang dijanjikan dapat direalisasikan.
Selain persoalan listrik, Rasid meminta Pertamina memperbaiki pengaturan pelayanan di SPBU agar tidak terjadi penumpukan kendaraan. Penambahan kuota BBM juga dinilai diperlukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kukar.
“Bagaimana supaya ada penambahan kuota BBM di Kutai Kartanegara? Sehingga, itu bisa memenuhi kebutuhan BBM masyarakat kita,” katanya.
Dalam RDP tersebut, DPRD turut membahas kemungkinan kompensasi bagi masyarakat dan pelaku usaha yang terdampak pemadaman listrik. Politisi Partai Golkar itu menyebut PLN Tenggarong telah meneruskan persoalan tersebut kepada jajaran di Balikpapan untuk menunggu keputusan lebih lanjut.
“Pihak PLN Tenggarong sudah menyampaikan persoalan ini ke pihak yang lebih atas, yang ada di Balikpapan. Jadi, tinggal menunggu apa yang menjadi keputusan dari PLN Balikpapan. Mungkin nanti kita tunggu apa yang menjadi kompensasi terhadap pemadaman tersebut,” tutupnya.
(Adv/ DPRD Kukar/ Hen)










