Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kecil, Akbar Haka Desak PLN Buka Penyebab Gangguan

- Redaksi

Senin, 2 November 2026 - 20:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Anggota DPRD Kukar Komisi IV, Akhmad Akbar Haka Saputra. (Hen/Lintasjejaring)

Foto : Anggota DPRD Kukar Komisi IV, Akhmad Akbar Haka Saputra. (Hen/Lintasjejaring)

Lintasjejaring.com – Kutai Kartanegara Kerugian akibat pemadaman listrik berulang mulai dirasakan pelaku usaha kecil di Kutai Kartanegara (Kukar). Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Akhmad Akbar Haka Saputra, menilai PLN perlu memberikan informasi yang lebih terbuka sekaligus memastikan penyelesaian gangguan listrik yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Senin (2/11/2026).

Persoalan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PLN dan Pertamina di Gedung DPRD Kukar. Dalam forum itu, Akbar turut menyoroti pelayanan energi di Kukar yang dinilainya perlu mendapat perhatian lebih.

Ia mengingatkan bahwa Kukar memiliki kontribusi terhadap pasokan energi nasional melalui sumber daya minyak, gas, dan batu bara. Karena itu, kualitas pelayanan energi kepada masyarakat daerah juga perlu menjadi perhatian.

“Kita tahu bahwa Kutai Kartanegara merupakan daerah penghasil kekayaan alam yang cukup besar di Indonesia, mulai dari minyak, gas, batu bara, dan seterusnya. Mestinya, ketika Kutai Kartanegara memiliki andil dalam rantai pemasok energi nasional,” ujarnya.

Dampak pemadaman, lanjut Akbar, tidak sebatas terganggunya kegiatan rumah tangga. Pelaku UMKM yang menggunakan peralatan listrik untuk menjalankan usaha juga kehilangan waktu operasional dan kesempatan memperoleh pendapatan.

Salah satu contohnya adalah barbershop. Ketika pasokan listrik terputus, peralatan kerja tidak bisa digunakan dan pelanggan tidak dapat dilayani.

“Bukan hanya alat yang rusak. Ketika terjadi pemadaman listrik, otomatis mereka tidak bisa melakukan pekerjaan dengan baik. Tidak ada income yang masuk karena pekerjaan harus dihentikan,” katanya.

Akbar juga meminta kepastian mengenai tanggung jawab PLN terhadap pelanggan yang mengalami kerugian. Menurutnya, ketentuan kompensasi harus disertai dasar hukum dan mekanisme pengajuan yang jelas agar masyarakat mengetahui hak serta prosedur yang dapat ditempuh.

“Kita berharap kompensasi seperti apa itu jelas. Bukan hanya berbicara secara sistematis di forum, tetapi ketika masuk ke eksekusi atau masyarakat meminta kompensasi, ternyata kita tidak punya aturan dasar hukum yang tepat untuk melakukan itu,” tegasnya.

Persoalan lain yang menjadi sorotan adalah penyampaian informasi kepada pelanggan. Akbar meminta PLN menjelaskan penyebab pemadaman secara spesifik, termasuk jenis gangguan dan proses penanganan yang sedang berlangsung. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya menerima pemberitahuan mengenai waktu listrik padam.

Baca Lainnya:  Tekan Harga Tiket Pesawat, DPRD Berau Dukung Adanya Penambahan Rute Penerbangan
Baca Lainnya:  DPMD Kukar Mulai Sosialisasikan Tata Cara Usulan Pembentukan Desa Baru di Marang Kayu

Ia turut mengusulkan koordinasi antara PLN dengan Diskominfo, Prokom, serta media lokal agar informasi perkembangan perbaikan jaringan dapat disampaikan secara luas.

“Yang kita butuhkan adalah konkret. Kita ingin transparansi informasi tentang kenapa terjadi pemadaman bergilir yang terus-menerus seperti itu,” tuturnya.

Akbar berharap hasil pembahasan bersama PLN dan Pertamina ditindaklanjuti melalui perbaikan pelayanan. Kepastian penanganan gangguan listrik, keterbukaan informasi, serta mekanisme kompensasi menjadi sejumlah hal yang perlu diperjelas agar masyarakat dan pelaku usaha tidak terus menanggung dampaknya.

(Adv/ DPRD Kukar/ Hen)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Distanak Kukar Siapkan Pengembangan Ayam Petelur di Lima Kecamatan, Gunakan Sistem Pullet
Pembudidaya Ikan Jadi Salah Satu Kelompok yang Banyak Manfaatkan Kredit Kukar Idaman Terbaik
Sunggono Dorong Pariwisata Kukar Berkontribusi pada Pendapatan Masyarakat Jelang MTQH ke-46 Kaltim
Minim Penerangan Jalan Jadi Aspirasi Warga Anggana, Camat Rokip: Wliayah Handil Terusan Masuk Prioritas
Kepala DPU Kukar, Perbaikan Turap Taman Musik Masuk Penganggaran 2027
Venue MTQH ke-46 Dimatangkan, Pemkab Kukar Libatkan EO Berpengalaman
DPRD Kukar Minta Kajian Akademis untuk Tentukan Penanganan Turap Taman Musik
Abdul Rasid Desak PLN Percepat Pemulihan Listrik dan Pertamina Tambah Kuota BBM Kukar

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:18 WITA

Distanak Kukar Siapkan Pengembangan Ayam Petelur di Lima Kecamatan, Gunakan Sistem Pullet

Kamis, 5 November 2026 - 21:55 WITA

Pembudidaya Ikan Jadi Salah Satu Kelompok yang Banyak Manfaatkan Kredit Kukar Idaman Terbaik

Selasa, 3 November 2026 - 20:37 WITA

Minim Penerangan Jalan Jadi Aspirasi Warga Anggana, Camat Rokip: Wliayah Handil Terusan Masuk Prioritas

Selasa, 3 November 2026 - 20:12 WITA

Kepala DPU Kukar, Perbaikan Turap Taman Musik Masuk Penganggaran 2027

Selasa, 3 November 2026 - 20:02 WITA

Venue MTQH ke-46 Dimatangkan, Pemkab Kukar Libatkan EO Berpengalaman

Berita Terbaru