Lintasjejaring.Com – Genderang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Kalimantan Timur tahun 2026 di Kabupaten Paser memang masih jauh. Namun, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutim tidak mau lengah. Keduanya kini bersinergi untuk mengawal ketat seluruh tahapan pra-kualifikasi bagi para atlet dan cabang olahraga (cabor).
Langkah ini diambil sebagai bentuk keseriusan untuk memastikan kontingen Kutim yang akan berlaga benar-benar merupakan atlet terbaik yang siap mengharumkan nama daerah. Pengawalan ini mencakup monitoring jadwal, kesiapan atlet, hingga pemenuhan syarat administrasi untuk setiap cabor yang akan mengikuti seleksi.
Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, menegaskan bahwa persiapan harus dimulai dari sekarang. Menurutnya, pengawasan yang intensif pada tahap pra-kualifikasi adalah kunci untuk memetakan kekuatan dan kelemahan, sehingga program pembinaan bisa berjalan lebih terarah dan efektif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami bersama KONI akan terus memantau dan memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk mempersiapkan kontingen yang solid dan berdaya saing tinggi,” ujar Basuki.
Sinergi antara Dispora dan KONI ini diharapkan dapat menciptakan proses seleksi yang transparan dan objektif, sekaligus memberikan motivasi lebih bagi para atlet dan pengurus cabor. Dengan persiapan yang matang sejak dini, Kutim optimistis dapat meraih hasil maksimal dan menorehkan prestasi gemilang pada ajang olahraga paling bergengsi se-Kaltim tersebut.









