Jaga Stabilitas Ekonomi, Program Rp50 Juta per RT untuk UMKM di Kutim Tetap Lanjut

- Redaksi

Sabtu, 22 November 2025 - 06:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasjejaring.Com –  Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berkomitmen untuk terus melanjutkan program bantuan Rp50 juta per Rukun Tetangga (RT) yang menjadi salah satu pilar utama dalam menstabilkan ekonomi lokal. Program unggulan ini dinilai berhasil menjadi stimulus bagi pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan menjaga daya beli masyarakat di tingkat akar rumput.

Baca Juga:  Atasi Masalah Sampah Berbasis Sains, Pemkab Kutim Gandeng Pusat Studi UGM

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa program ini akan terus dipertahankan karena dampaknya yang signifikan dan langsung dirasakan oleh masyarakat. Menurutnya, dana tersebut memberikan kesempatan bagi warga, terutama para pelaku UMKM, untuk mendapatkan modal usaha, mengembangkan produk, dan meningkatkan skala bisnisnya.

“Program ini adalah jantung dari ekonomi kerakyatan kita. Dengan menyuntikkan dana langsung ke tingkat RT, kita memastikan perputaran uang terjadi di lingkungan terdekat, dari warga untuk warga,” ujar Ardiansyah.

Alokasi dana Rp50 juta per RT ini dikelola secara mandiri oleh masing-masing RT untuk berbagai kegiatan produktif, dengan fokus utama pada pemberdayaan ekonomi. Banyak warga yang memanfaatkannya untuk memulai usaha baru atau memperkuat usaha yang sudah ada, seperti di bidang kuliner, kerajinan, dan jasa.

Baca Juga:  Pemkab Penajam Paser Utara Gelar Apel Gabungan Usai Idulfitri, Bupati Tekankan Kinerja dan Pelayanan Publik

Pemerintah daerah berharap, dengan konsistensi program ini, fondasi ekonomi lokal akan semakin kuat dan tahan terhadap gejolak. Keberhasilan program ini juga menjadi bukti bahwa intervensi langsung di tingkat komunitas mampu menciptakan kemandirian dan kesejahteraan yang berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung
Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda
Komisi III DPRD Kota Samarinda Dorong Koordinasi dengan Kukar untuk Pembangunan Kolam Retensi Pampang
Komisi III DPRD Samarinda Pastikan Lampu Jembatan Achmad Amins Padam Akibat Kabel Dicuri.
DPRD Samarinda Desak Inspektorat Buka Hasil Audit Pasar Pagi, Siap Gelar Rapat Kerja.
Transfer Pusat Dipangkas, Utang Pemkot Samarinda Turut Di Kawal DPRD
Komisi IV DPRD Samarinda Minta Kepastian Anggaran Atlet Dipercepat, Persiapan Porprov Dinilai Tak Bisa Menunggu APBD Perubahan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:55 WITA

31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:59 WITA

Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:20 WITA

Komisi III DPRD Kota Samarinda Dorong Koordinasi dengan Kukar untuk Pembangunan Kolam Retensi Pampang

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WITA

Komisi III DPRD Samarinda Pastikan Lampu Jembatan Achmad Amins Padam Akibat Kabel Dicuri.

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA