Ironi di Tepi Sungai: Enam Desa di Muara Ancalong Menanti Aliran Air Bersih

- Redaksi

Minggu, 16 November 2025 - 21:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasjejaring.Com –  Kebutuhan dasar akan air bersih masih menjadi barang mewah bagi ribuan warga di enam desa yang berada di wilayah hulu Kecamatan Muara Ancalong, Kutai Timur. Meskipun hidup di tepi aliran sungai, warga di Desa Longpo, Long Kota, Longna, Gemar, Muara Dun, dan Desa Teluk Baru hingga kini belum tersentuh jaringan pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Baca Juga:  Kepedulian ASN Kutim, Zakat Disalurkan untuk Korban Kebakaran Muara Bengkal Ulu

Kondisi ini menjadi sebuah ironi yang terus disuarakan oleh pemerintah kecamatan setempat. Camat Muara Ancalong, Harun Al Rasyid, mengungkapkan bahwa usulan pembangunan jaringan air bersih sudah berulang kali disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim. Bahkan, dalam kunjungan kerja Bupati Ardiansyah Sulaiman pada awal November lalu, permintaan tersebut kembali menjadi prioritas utama yang diajukan.

“Ini masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi kami. Ada enam desa di wilayah hulu yang warganya sangat mendambakan layanan air bersih dari PDAM,” ungkap Harun Al Rasyid.

Ketiadaan akses air bersih yang layak konsumsi memaksa warga untuk terus bergantung pada sumber air alternatif yang kualitasnya tidak terjamin. Kebutuhan ini menjadi semakin mendesak, mengingat air bersih adalah elemen vital yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga:  Elita Herlina Minta Pemkab Berau, Pulihkan Seluruh Fasilitas Sekolah Pascabanjir

Pemerintah kecamatan berharap usulan yang telah disampaikan berkali-kali ini dapat segera direalisasikan oleh pemerintah kabupaten. Bagi warga di enam desa tersebut, aliran air bersih dari pipa PDAM bukan sekadar program infrastruktur, melainkan sebuah penantian panjang akan hadirnya keadilan dan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok negeri.

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung
Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda
Komisi III DPRD Kota Samarinda Dorong Koordinasi dengan Kukar untuk Pembangunan Kolam Retensi Pampang
Komisi III DPRD Samarinda Pastikan Lampu Jembatan Achmad Amins Padam Akibat Kabel Dicuri.
DPRD Samarinda Desak Inspektorat Buka Hasil Audit Pasar Pagi, Siap Gelar Rapat Kerja.
Transfer Pusat Dipangkas, Utang Pemkot Samarinda Turut Di Kawal DPRD
Komisi IV DPRD Samarinda Minta Kepastian Anggaran Atlet Dipercepat, Persiapan Porprov Dinilai Tak Bisa Menunggu APBD Perubahan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:55 WITA

31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:59 WITA

Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:20 WITA

Komisi III DPRD Kota Samarinda Dorong Koordinasi dengan Kukar untuk Pembangunan Kolam Retensi Pampang

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WITA

Komisi III DPRD Samarinda Pastikan Lampu Jembatan Achmad Amins Padam Akibat Kabel Dicuri.

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA