Atasi Darurat Sampah Sangatta Utara, DLH Targetkan TPOC Beroperasi 2026

- Redaksi

Kamis, 13 November 2025 - 21:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasjejaring.Com –  Menghadapi volume sampah yang kian menggunung, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutai Timur (Kutim) memfokuskan upaya penanganan di Kecamatan Sangatta Utara, yang merupakan penyumbang sampah terbesar di kabupaten tersebut. Sebagai solusi jangka panjang, DLH menargetkan Tempat Pengolahan dan Olahan Sampah (TPOC) dapat mulai beroperasi pada tahun 2026.

Dewan Pengawas DLH Kutim, Dewi Dohi, mengungkapkan bahwa tingginya produksi sampah di Sangatta Utara berbanding lurus dengan jumlah penduduknya yang paling padat. Dengan estimasi 0,5 kilogram sampah per kepala keluarga, volume sampah di ibu kota kabupaten ini menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi pemerintah daerah.

Baca Juga:  Prioritaskan Perbaikan Jalan, DPRD Berau Minta Pemerintah Jangan Bergantung Pada Provinsi

“PR-nya memang lebih besar di sini (Sangatta), jadi kita mulai pembenahannya dari Kota Sangatta dulu,” ujar Dewi.

Pembangunan TPOC menjadi harapan baru untuk mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan. Fasilitas ini dirancang untuk tidak hanya menampung, tetapi juga mengolah sampah sehingga dapat mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan memiliki nilai lebih. “Kami berharap tahun 2026 nanti TPOC sudah bisa berjalan. Ini bagian dari upaya kami untuk mewujudkan lingkungan Kutim yang bersih dan sehat,” ungkapnya penuh optimisme.

Baca Juga:  DPRD Berau Soroti Permukiman Kumuh, Upaya Wujudkan Destinasi Wisata Unggulan

Sembari mempersiapkan infrastruktur modern, DLH Kutim juga tak henti-hentinya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif. Kebiasaan sederhana seperti memilah sampah dari rumah disebut sebagai langkah kecil yang akan sangat membantu mewujudkan Sangatta yang bersih, hijau, dan nyaman untuk semua.

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung
Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda
Komisi III DPRD Kota Samarinda Dorong Koordinasi dengan Kukar untuk Pembangunan Kolam Retensi Pampang
Komisi III DPRD Samarinda Pastikan Lampu Jembatan Achmad Amins Padam Akibat Kabel Dicuri.
DPRD Samarinda Desak Inspektorat Buka Hasil Audit Pasar Pagi, Siap Gelar Rapat Kerja.
Transfer Pusat Dipangkas, Utang Pemkot Samarinda Turut Di Kawal DPRD
Komisi IV DPRD Samarinda Minta Kepastian Anggaran Atlet Dipercepat, Persiapan Porprov Dinilai Tak Bisa Menunggu APBD Perubahan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:55 WITA

31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:59 WITA

Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:20 WITA

Komisi III DPRD Kota Samarinda Dorong Koordinasi dengan Kukar untuk Pembangunan Kolam Retensi Pampang

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WITA

Komisi III DPRD Samarinda Pastikan Lampu Jembatan Achmad Amins Padam Akibat Kabel Dicuri.

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA