Lintasjejaring.com, Berau – Sumadi, Wakil Ketua II DPRD Berau, menyuarakan kekhawatirannya terkait, rencana peniadaan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 Jam, di seluruh Puskesmas terpencil.
Menurut informasi, yang diterima dari masyarakat, terdapat wacana pengurangan jam layanan, menjadi hanya delapan jam kerja per hari.
Menanggapi hal tersebut, Sumadi menilai bahwa, kebijakan seperti itu, justru bertolak belakang, dengan kebutuhan nyata masyarakat, khususnya di wilayah – wilayah, yang jauh dari akses rumah sakit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini menyangkut nyawa. Kalau memang benar, ada rencana seperti itu, saya kira sangat tidak tepat. Justru di kampung-kampung terpencil, IGD harus diperkuat, bukan dikurangi,” tegasnya.
Ia mengatakan, akan segera meminta klarifikasi langsung kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Berau. Sumadi, juga menekankan pentingnya, pelayanan kesehatan yang cepat, dan siaga, terutama di daerah, dengan akses terbatas terhadap, fasilitas medis lanjutan.
“Kalau alasannya kekurangan tenaga medis, mari kita carikan solusi bersama. Jangan malah memangkas layanan, yang krusial. Harusnya ini jadi perhatian serius,” ujarnya.
Sumadi, turut mencontohkan kondisi di Pulau Derawan, dimana sebelumnya juga sempat beredar wacana serupa. Akan tetapi, penolakan keras datang dari masyarakat, dan Kepala Kampung, yang menilai keberadaan IGD 24 Jam, sangatlah vital, terlebih lagi Derawan merupakan destinasi wisata.
“Wilayah seperti Derawan, dan Maratua harusnya, justru diperkuat pelayanannya. Banyak wisatawan datang, dan masyarakat juga jauh dari rumah sakit. Maka, pelayanan harus siaga penuh,” ucapnya.
Ia mengingatkan, agar Dinas Kesehatan tidak hanya mempertimbangkan aspek efisiensi anggaran, atau kekurangan SDM Semata, akan tetapi lebih mengedepankan keselamatan, dan kebutuhan masyarakat sebagai prioritas utama.
“Kalau masyarakat sehat, semua mungkin tidak masalah. Tapi kenyataannya, banyak yang sangat bergantung, pada layanan IGD cepat. Jangan sampai kita, mengabaikan kebutuhan dasar masyarakat,” tutupnya.
(Iza/ADV/Ed-Sean/DPRD Berau)









