Sumadi Soroti Wacana Pengurangan Jam Layanan IGD Puskesmas : Ini Menyangkut Nyawa Warga

- Redaksi

Rabu, 25 Juni 2025 - 10:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Sumadi, Wakil Ketua II DPRD Berau.

Foto : Sumadi, Wakil Ketua II DPRD Berau.

Lintasjejaring.com, Berau – Sumadi, Wakil Ketua II DPRD Berau, menyuarakan kekhawatirannya terkait, rencana peniadaan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 Jam, di seluruh Puskesmas terpencil.

Menurut informasi, yang diterima dari masyarakat, terdapat wacana pengurangan jam layanan, menjadi hanya delapan jam kerja per hari.

Menanggapi hal tersebut, Sumadi menilai bahwa, kebijakan seperti itu, justru bertolak belakang, dengan kebutuhan nyata masyarakat, khususnya di wilayah – wilayah, yang jauh dari akses rumah sakit.

“Ini menyangkut nyawa. Kalau memang benar, ada rencana seperti itu, saya kira sangat tidak tepat. Justru di kampung-kampung terpencil, IGD harus diperkuat, bukan dikurangi,” tegasnya.

Ia mengatakan, akan segera meminta klarifikasi langsung kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Berau. Sumadi, juga menekankan pentingnya, pelayanan kesehatan yang cepat, dan siaga, terutama di daerah, dengan akses terbatas terhadap, fasilitas medis lanjutan.

“Kalau alasannya kekurangan tenaga medis, mari kita carikan solusi bersama. Jangan malah memangkas layanan, yang krusial. Harusnya ini jadi perhatian serius,” ujarnya.

Sumadi, turut mencontohkan kondisi di Pulau Derawan, dimana sebelumnya juga sempat beredar wacana serupa. Akan tetapi, penolakan keras datang dari masyarakat, dan Kepala Kampung, yang menilai keberadaan IGD 24 Jam, sangatlah vital, terlebih lagi Derawan merupakan destinasi wisata.

“Wilayah seperti Derawan, dan Maratua harusnya, justru diperkuat pelayanannya. Banyak wisatawan datang, dan masyarakat juga jauh dari rumah sakit. Maka, pelayanan harus siaga penuh,” ucapnya.

Ia mengingatkan, agar Dinas Kesehatan tidak hanya mempertimbangkan aspek efisiensi anggaran, atau kekurangan SDM Semata, akan tetapi lebih mengedepankan keselamatan, dan kebutuhan masyarakat sebagai prioritas utama.

“Kalau masyarakat sehat, semua mungkin tidak masalah. Tapi kenyataannya, banyak yang sangat bergantung, pada layanan IGD cepat. Jangan sampai kita, mengabaikan kebutuhan dasar masyarakat,” tutupnya.

 

Baca Juga:  Gelar PDD Di Long Mesangat, Budianto Bulang Bahas Desentralisasi Dan Otonomi Daerah
Baca Juga:  DPRD Berau Dorong Promosi Wisata Lebih Luas Dan Pengembangan Wisata Darat

(Iza/ADV/Ed-Sean/DPRD Berau)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT Polwan ke-78, Polres Berau Dorong Polisi Wanita Adaptif Hadapi Era Digital
Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian
Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 
Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah
Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman
Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung
Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:33 WITA

Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:01 WITA

Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:56 WITA

Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:05 WITA

Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA