Subroto Soroti Lesunya Sektor Tambak Udang Di Berau, Dorong Kolaborasi Tingkatkan Produktivitas

- Redaksi

Selasa, 17 Juni 2025 - 17:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wakil Ketua 1 DPRD Berau, Subroto.

Foto : Wakil Ketua 1 DPRD Berau, Subroto.

Lintasjejaring.com, Berau – Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menyoroti penurunan aktivitas budidaya tambak udang di Kabupaten Berau meskipun daerah tersebut memiliki potensi besar dalam sektor perikanan.

Menurutnya, salah satu langkah penting yang perlu dilakukan adalah melibatkan tenaga ahli guna membantu meningkatkan produktivitas petani tambak lokal.

“Secara geografis, Berau memiliki potensi besar di bidang budidaya tambak udang,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, di lapangan masih terdapat berbagai kendala yang menyebabkan menurunnya kegiatan budidaya, terutama pada tambak udang. Bahkan, kondisi serupa juga ditemui di daerah lain seperti Tarakan.

“Belum lama ini saya berkunjung ke Tarakan, dan ternyata masalah serupa juga dialami para petani tambak di sana,” jelasnya.

Salah satu masalah utama yang dihadapi petambak adalah ketidakstabilan kualitas air. Subroto menjelaskan bahwa perubahan mendadak, seperti hujan setelah penebaran bibit udang, bisa berdampak fatal jika tidak ditangani dengan tepat.

“Petambak menyampaikan bahwa kestabilan air menjadi tantangan utama. Misalnya, saat baru menebar bibit lalu turun hujan, perlu perlakuan khusus. Kalau dibiarkan, udangnya bisa mati,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Subroto mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan petani tambak guna menciptakan sistem budidaya yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga:  Inisiatif DPRD Samarinda Susun Raperda Anti Diskriminasi Usia Dalam Rekrutmen Kerja
Baca Juga:  Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Bulungan Latih Ketahanan Mental 350 Remaja Hadapi Tekanan Sosial dan Digital

Ia menilai, pengembangan sektor perikanan bisa menjadi solusi ekonomi alternatif yang menjanjikan, terlebih di tengah menurunnya potensi sumber daya alam yang tidak terbarukan.

“Suka tidak suka, kita harus mulai beralih. Tidak bisa terus bergantung pada sumber daya yang akan habis. Ini demi masa depan anak cucu kita,” pungkasnya.

 

Baca Juga:  Realisasi Anggaran APBN, Kemenang berhasil menduduki peringkat ketiga.

(Iza/ADV/Ed-Sean/DPRD Berau)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar, Perkuat Layanan Publik yang Responsif
SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar
Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan
Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan
Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi
Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:26 WITA

Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar, Perkuat Layanan Publik yang Responsif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:40 WITA

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Berita Terbaru