Wakil Ketua II DPRD Berau Usulkan Pembangunan Folder sebagai Solusi Banjir

- Redaksi

Kamis, 27 Maret 2025 - 18:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOto : Sumadi, Anggota DPRD Berau

FOto : Sumadi, Anggota DPRD Berau

Lintasjejaring.com, Berau – Banjir yang kerap melanda hampir seluruh wilayah Kabupaten Berau memerlukan penanganan lebih serius.

Meskipun infrastruktur seperti gorong-gorong telah tersedia, Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menilai perlu ada solusi yang lebih efektif, salah satunya dengan membangun folder atau kolam retensi sebagai tempat penampungan air.

Menurutnya, sistem drainase yang ada sebenarnya sudah cukup baik, akan tetapi masih ada beberapa hal yang masih perlu untuk diperbaiki agar dapat lebih optimal dalam mengendalikan banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebenarnya, gorong-gorong yang ada sudah cukup besar. akan tetapi, tetap ada beberapa titik yang perlu diperbaiki agar air dapat mengalir dengan lancar,” ujarnya.

Baca Juga:  ‎Edukasi Publik Di Era Digital, Hamdiah Harapkan Media Lokal Perkuat Peran

Ia memberi gambaran pada kawasan Jalan Padat Karya sebagai salah satu lokasi yang potensial untuk pembangunan folder. Jika dilakukan pendalaman dan dicarikan solusi terkait lahan, maka folder dapat segera dibangun untuk mengurangi genangan air saat musim hujan.

“Lahan yang ada tinggal diperdalam dan dilakukan tukar guling jika diperlukan agar folder dapat segera direalisasikan,” ucapnya.

Tidak hanya berfungsi sebagai penampungan air saat hujan saja, folder juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lain. Seperti saat tidak terjadi banjir, maka air yang tertampung, dapat digunakan sebagai irigasi atau bahkan, dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat budidaya perikanan.

Baca Juga:  TBBM Berisiko Tinggi Di Tengah Permukiman, DPRD Samarinda Siap Evaluasi Dan Panggil Pertamina

“Saat ini, area tersebut sudah banyak dimanfaatkan warga sebagai wilayah untuk memancing. Jika ada folder, maka kegiatan masyarakat ini bisa mendukung sektor perikanan, sekaligus berkontribusi pada ketahanan pangan,” jelasnya.

Tak hanya mengusulkan pembangunan folder saja, ia juga menyoroti pada pentingnya pemeliharaan infrastruktur yang telah ada. Salah satu yang menjadi perhatiannya, adalah alat penyedot lumpur yang pernah dibeli oleh Pemerintah Kabupaten, tetapi kini tidak lagi digunakan.

“Saya pernah mendengar bahwa alat penyedot lumpur itu hanya digunakan sekali, lalu tidak dipakai lagi. Padahal, anggaran yang dikeluarkan cukup besar. Seharusnya alat ini bisa dioperasikan secara rutin untuk mencegah sedimentasi yang dapat menyumbat saluran air,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pasangan MANIS: Bangkitkan Semangat Mandiri, Tinggalkan "Mental Pengemis"

Sumadi berharap Pemerintah Kabupaten segera menindaklanjuti usulan pembangunan folder serta memastikan peralatan yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal. Ia menekankan bahwa banjir harus diatasi dengan solusi jangka panjang agar masyarakat tidak terus-menerus terdampak.

“Jika dapat dikelola dengan baik, maka kita tidak hanya bisa mengatasi banjir saja, akan tetapi juga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya.

Iza/ADV/Ed-Sean/DPRD Berau

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT Polwan ke-78, Polres Berau Dorong Polisi Wanita Adaptif Hadapi Era Digital
Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian
Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 
Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah
Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman
Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung
Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:33 WITA

Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:01 WITA

Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:56 WITA

Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:05 WITA

Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA