LintasJejaring.Com, Tenggarong – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Hamdiah, menegaskan bahwa informasi di era digital merupakan hal yang tidak boleh diabaikan. Menurutnya, media lokal memiliki tanggung jawab besar sebagai salah satu pilar demokrasi, dalam mengawal pembangunan daerah dan transparansi informasi publik. Terutama di tengah posisi Kukar sebagai mitra strategis Ibu Kota Nusantara (IKN). Selasa (17/02/2026).
Hal tersebut disampaikan Hamdiah saat menerima kunjungan sejumlah pengusaha muda yang bergerak di sektor media online lokal, baru-baru ini. Pertemuan itu dikemas dalam agenda serap aspirasi tersebut menyoroti tantangan dan peran media di era digital serta pentingnya keberpihakan pemerintah terhadap ekosistem informasi daerah.
”Kita berada di wilayah yang sangat strategis. Media bukan hanya penyambung lidah pemerintah atau dewan, tapi juga bagian dari instrumen edukasi bagi masyarakat agar siap menghadapi perubahan besar dengan hadirnya IKN,” ungkap Hamdiah di hadapan para pengelola media muda tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut politisi senior ini, keberadaan media online yang dikelola oleh anak muda lokal merupakan aset daerah. Ia menilai, kecepatan dan ketepatan informasi yang disajikan media digital saat ini menjadi kebutuhan mutlak bagi warga ‘Kota Raja’ yang tersebar di wilayah yang sangat luas.
Dalam diskusi tersebut, para pegiat media menyampaikan aspirasi terkait perlunya standarisasi dan dukungan dari legislatif agar media lokal tetap kompetitif. Menanggapi hal itu, Hamdiah menyambut positif dan berkomitmen untuk memperjuangkan sinergi yang lebih profesional antara DPRD Kukar dan insan pers.
”Saya ingin media di Kukar tidak hanya eksis secara bisnis, tapi juga memiliki kualitas konten yang tajam dan faktual. Kita butuh media yang bisa mendampingi kinerja legislatif dalam mengawasi kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Hamdiah berharap, kolaborasi ini dapat membangkitkan gairah baru bagi pemuda Kukar untuk tetap konsisten di jalur kreatif dan informatif. Ia meyakini bahwa dengan media yang sehat, pembangunan di Kabupaten Kutai Kartanegara akan berjalan lebih transparan dan akseleratif.
”Mari kita bangun sinergi. Media yang kuat akan menghasilkan masyarakat yang cerdas, dan masyarakat yang cerdas adalah kunci kemajuan Kukar di masa depan,” pungkasnya.
(Dzull)









