Dugaan Pencampuran BBM Di Berau, DPRD Desak Pengawasan Ketat

- Redaksi

Senin, 24 Maret 2025 - 19:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : SUbroto, Anggpta DPRD Kabupaten Berau

Foto : SUbroto, Anggpta DPRD Kabupaten Berau

Lintasjejaring.com, Berau – Subroto, selaku Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Berau, menyoroti terkait dugaan, praktik pencampuran Bahan Bakar Minyak (BBM), jenis Pertalite dengan Pertamax di lingkungan Pertamina.

Menurutnya, praktik ini merugikan masyarakat, baik secara finansial, maupun dalam hal kualitas bahan bakar yang diterima.

Ia juga menambahkan bahwa, konsumen seharusnya mendapatkan BBM, dengan kualitas yang sesuai dengan harga yang dibayarkan. Akan tetapi, dugaan pencampuran ini, justru menurunkan mutu BBM, yang dapat berdampak pada performa dan usia pakai mesin kendaraan.

“Masyarakat membeli BBM, sesuai dengan standar yang diharapkan, tetapi malah mendapatkan kualitas yang tidak semestinya, ini jelas merugikan konsumen,” ucapnya.

Ia juga menegaskan, bahwa lemahnya pengawasan dapat membuka celah bagi praktik serupa di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Berau. Ia mendesak pihak berwenang, untuk dapat bertindak dengan cepat dan memastikan distribusi BBM dapat berjalan sesuai dengan ketentuan.

Baca Juga:  Berkunjung ke Pemprov Kaltim, Hamdiah Komitmen Lahirkan Perda Ketertiban Umum Bernuansa Lokal ‎

“Kami meminta adanya pengawasan, yang lebih ketat agar tidak ada lagi praktik seperti ini. BBM merupakan kebutuhan utama masyarakat, sehingga keamanannya harus terjamin,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa, jika masalah ini tidak segera ditangani, dampaknya dapat lebih luas, dan merugikan lebih banyak konsumen. Oleh karena itu, langkah konkret perlu segera diambil, untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Baca Juga:  Dorong Penegakan Perda, Aris Mulyanata : Pengamen Dan Pengemis Di Samarinda Perlu Ditertibkan.

“Tindakan tegas harus dilakukan, untuk melindungi masyarakat, dari kerugian besar,” tegasnya.

Subroto berharap, aharp pihak pemerintah dan instansi terkait, dapat segera meningkatkan pengawasan, dan segera menindak tegas pihak yang terbukti, melakukan praktik ilegal ini.

“Saya mendorong pihak berwenang, untuk memperketat pengawasan distribusi BBM, khusunya di Kabupaten Berau, agar masyarakat tidak lagi menjadi korban,” tandasnya.

Iza/ADV/Ed-Sean/DPRD Berau

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT Polwan ke-78, Polres Berau Dorong Polisi Wanita Adaptif Hadapi Era Digital
Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian
Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 
Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah
Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman
Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung
Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:33 WITA

Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:01 WITA

Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:56 WITA

Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:05 WITA

Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA