Batalnya Pengadaan Ambulans Laut, DPRD Berau Soroti Kebijakan Dinkes

- Redaksi

Minggu, 23 Maret 2025 - 10:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Peri Kombong, Anggota DPRD Berau

Foto : Peri Kombong, Anggota DPRD Berau

Lintasjejaring.com, Berau – Rencana pengadaan ambulans laut untuk warga di Pulau Derawan dan Pulau Maratua batal direalisasikan.

Keputusan ini mendapat sorotan dari Anggota Komisi I DPRD Berau, Feri Kombong, yang menilai kebijakan tersebut sangat disayangkan.

“Saya menyayangkan keputusan Dinas Kesehatan (Dinkes) yang membatalkan anggaran untuk pengadaan ambulans laut. Padahal, sektor kesehatan mendapatkan alokasi anggaran sebesar 10 persen dari APBD Berau,” ucapnya.

Menurutnya, keberadaan ambulans laut sangat penting bagi masyarakat di kepulauan, terutama dalam keadaan darurat, yang memerlukan rujukan cepat ke rumah sakit di kota.

“Jika ada transportasi khusus untuk pasien di daerah kepulauan, tentu akan sangat membantu. Pasien tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih lengkap,” ujarnya.

Baca Juga:  Syarwani Letakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Serbaguna, Tanda Di Mulainya Pembangunan

Selain itu, dirinya juga menekankan bahwa fasilitas kesehatan di wilayah terpencil, termasuk ambulans darat, juga perlu mendapatkan perhatian serius.

“Dengan total APBD Berau yang mencapai Rp6 triliun, seharusnya anggaran Dinkes sekitar Rp300 miliar, bisa dialokasikan untuk pengadaan ambulans laut,” jelasnya.

Ia menyarankan, agar program Dinkes yang kurang prioritas, dapat dialihkan untuk mendukung pengadaan ambulans laut. Selain itu, tenaga medis yang bertugas di puskesmas kepulauan, juga perlu mendapatkan pelatihan mengenai keselamatan, dalam mengoperasikan ambulans.

Baca Juga:  Ketua Komisi I DPRD Berau Soroti Tingginya Angka Perceraian Akibat Pernikahan Dini

“Para tenaga medis, harus diberikan pelatihan tentang keselamatan berkendara, saat membawa pasien. Hal ini penting agar proses evakuasi berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.

Iza/ADV/Ed-Sean/DPRD Berau

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT Polwan ke-78, Polres Berau Dorong Polisi Wanita Adaptif Hadapi Era Digital
Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian
Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 
Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah
Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman
Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung
Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:33 WITA

Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:01 WITA

Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:56 WITA

Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:05 WITA

Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA