LINTASJEJARING.COM, Kutai Timur – Berkali-kali, Politisi Muda Partai Golkar kembali hadir ditengah masyarakat Muara Bengkal, Kab. Kutai Timur dalam agenda kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-2 DPRD Provinsi Kalimantan Timur periode 2024-2029. Sabtu, (01/03/25) siang.
Putra Kutim yang penuh energi, berkomitmen untuk terus hadir ditengah masyarakatnya. Budianto Bulang, meskipun masih tergolong politisi baru, namun dirinya cukup dikenal baik oleh masyarakat Dapilnya (Dapil VI).
Pelaksanaan PDD ke-2 ini, dilaksanakan di salah satu rumah warga De sa Ngayau, Kecamatan Muara Bengkal, Kutai Timur. Dihadiri oleh puluhan masyarakat yang begitu antusias.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan PDD ke-2, dengan tema Hak Warga Negara Dalam Pemilu. Ini adalah upaya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang apa saja yang menjadi hal penting dalam proses ke-Pemilu-an di Indonesia,” ucap Budianto Bulang.

Ia menekankan, bahwa hak memilih dan dipilih merupakan bagian dari hak konstitusional, yang dimiliki oleh seorang warga negara yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan penuh kesadaran.
“Kita harus memastikan bahwa, masyarakat mendapatkan informasi yang edukatif yang cukup agar dapat menggunakan hak pilihnya secara baik dan benar,” jelas legenda pembalap MotoCross Kutim tersebut.
Sementara itu, Muhammad Hasbi Moa WA, SIP., yang menjadi narasumber utama, menyampaikan berbagai aspek yang berkaitan dengan hak para warga dalam pemilu, dirinya juga menyoroti pada pentingnya transparansi serta keadilan dalam setiap tahapan pemilu agar masyarakat dapat percaya pada proses demokrasi yang berjalan.

Dalam PDD ini juga, Bahruddin selaku Kepala Desa Ngayau, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur, turut memberikan arahan serta pendapatnya. Ia menitik beratkan pada tantangan yang kerap dihadapi masyarakat desa dalam menggunakan hak piliih, serta akses informasi dan logistik pemilu
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, tentang pentingnya peran mereka dalam pemilu serta mendorong partisipasi aktif dalam membangun demokrasi yang lebih kuat di daerah.
“Harapan kita kedepannya, agar kegiatan yang kita lakukan ini dapat membuka wawasan masyarakat, serta membuat mereka dapat memahami hak – hak mereka dalam pemilu sebagai warga negara” tutupnya.
(Zul)









