Hingga Ke Utara Kaltim, Budianto Bulang Sampaikan Pentingnya Pembangunan Berkelanjutan

- Redaksi

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Prov. Kaltim, Budianto Bulang saat menyampaikan PDD di Desa Rinding, Kec. Teluk bayur, kab. berau. (Sull/LJ)

Anggota DPRD Prov. Kaltim, Budianto Bulang saat menyampaikan PDD di Desa Rinding, Kec. Teluk bayur, kab. berau. (Sull/LJ)

Lintasjejaring.com, Samarinda – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur dari Partai Golkar, Budianto Bulang, menggelar kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) bertema “Tata Ruang Berkelanjutan untuk Masa Depan Pembangunan Daerah” di Desa Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Sabtu (9/05/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 20.00 Wita itu menghadirkan Subran sebagai narasumber dan Alief Fahreza sebagai moderator. Warga Desa Rinding tampak antusias mengikuti diskusi mengenai pentingnya tata ruang untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Tata Ruang Tentukan Masa Depan Daerah

Dalam sambutannya, Budianto Bulang menegaskan bahwa tata ruang memegang peranan penting untuk menjaga keseimbangan pembangunan dan kelestarian lingkungan di Kalimantan Timur, khususnya Kabupaten Berau yang memiliki potensi sumber daya alam besar.

“Pembangunan daerah tidak boleh berjalan sembarangan. Semua pihak harus merancang pembangunan dengan memperhatikan tata ruang agar lingkungan tetap terjaga dan masyarakat bisa menikmati manfaat pembangunan,” ujar Budianto Bulang.

Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan pemahaman mengenai tata ruang agar pembangunan tidak memicu persoalan di masa mendatang.

“Tata ruang yang baik akan menentukan arah pembangunan daerah ke depan. Karena itu masyarakat harus ikut mengawasi dan memahami pentingnya pembangunan berkelanjutan,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, politisi muda Partai Golkar itu berharap masyarakat semakin aktif mendukung demokrasi partisipatif untuk mengawal kebijakan pembangunan daerah di Kalimantan Timur.

“Pembangunan harus terus berjalan secara berkelanjutan. Dampak utamanya tentu akan meningkatkan fasilitas publik dan pelayanan masyarakat,” tandasnya.

Subran Tekankan Pentingnya Pengawasan Warga

Dalam pemaparannya, Subran menjelaskan bahwa tata ruang berkelanjutan tidak hanya membahas pembangunan fisik. Tata ruang juga mencakup perlindungan lingkungan, pengelolaan sumber daya alam, dan kepentingan masyarakat lokal.

Baca Juga:  Warga Teluk Lerong Geger, Lansia Ditemukan Mengapung di Sungai Mahakam

Menurutnya, masyarakat perlu ikut mengawasi tata ruang agar pembangunan berjalan sesuai aturan dan kebutuhan warga.

“Kesadaran masyarakat mengenai tata ruang perlu terus meningkat supaya pembangunan tidak merugikan lingkungan maupun generasi mendatang,” kata Subran.

Kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah itu juga membuka ruang dialog antara masyarakat dan narasumber. Sejumlah warga menyampaikan aspirasi terkait pembangunan di wilayah mereka, mulai dari persoalan infrastruktur hingga pengelolaan kawasan permukiman.

“Banyak warga menyampaikan keluhan. Meskipun ini agenda PDD, kami tetap mencatat seluruh aspirasi masyarakat untuk kami bawa ke DPRD Kaltim,” ungkap Budianto Bulang.

Ia berharap masyarakat terus proaktif mendukung pembangunan di Kalimantan Timur, terutama dalam sektor pelayanan publik.

Baca Juga:  Tak Sekadar AYCE, De Boekit Riverside Suguhkan Ramadan Berkelas Dengan Konsep Alam Terpadu

Penulis : Sull

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab
Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres Prabowo, Tegaskan  Tetap ‘Radical Break’
Khawatirkan Kesehatan Masyarakat, Wagub Kaltim Bagikan Langsung 1.500 Masker
Usai Di Telpon Prabowo, Nahkoda Menkeu Di Gantikan Suahasil Nazara
Teguh Santosa: BRICS New Delhi Uji Arah Baru Politik Luar Negeri Indonesia
JATAM Kaltim Dan Warga Rantau Layang, Laporkan Tambang Emas Ilegal Ke Polres Dan DLH Kab. Pser

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:34 WITA

Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres Prabowo, Tegaskan  Tetap ‘Radical Break’

Kamis, 17 September 2026 - 13:37 WITA

Khawatirkan Kesehatan Masyarakat, Wagub Kaltim Bagikan Langsung 1.500 Masker

Berita Terbaru