Menanamkan Nilai Kebangsaan dari Desa, Budianto Bulang Getol Sosialisasikan Perda Pendidikan Pancasila

- Redaksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Anggota DPRD Prov. Kaltim, Budianto Bulang.

Foto: Anggota DPRD Prov. Kaltim, Budianto Bulang.

Lintasjejaring.com, Muara Bengkal Ulu – Suasana malam di Desa Muara Bengkal Ulu, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur, pada Jumat malam (27/03/2026) tampak berbeda. Warga berkumpul dalam sebuah kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Jumat (27/03/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WITA ini menghadirkan Anggota DPRD, Budianto Bulang, sebagai penggagas sosialisasi, bersama narasumber M. Hasbi Mo’a dan moderator Tayib.

Dalam pemaparannya, Budianto Bulang menekankan pentingnya pendidikan Pancasila sebagai pondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa, terutama di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

“Pendidikan Pancasila dan wawasan kebangsaan bukan hanya untuk dipahami, tetapi harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat,” ujarnya di hadapan peserta.

Menurutnya, penguatan pancasila dalam setiap diri indovidu warga negara Indonesia menjadi hal yang penting bagi generasi muda. Tidak hanya pada sektor penerus estafet kenegaraan, namun juga sebagai wajah generasi muda yang mencerminkan sikap nasionalis.

Baca Juga:  Rumah Pribadi Sri Mulyani Dikabarkan Dijarah, Menyusul Sejumlah Politikus DPR

Sementara itu, narasumber M. Hasbi Mo’a Ulil Amrih menjelaskan bahwa Perda Nomor 9 Tahun 2023 hadir sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, implementasi perda ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

“Kesadaran kolektif sangat diperlukan agar nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam bersikap serta bertindak,” jelasnya.

Diskusi berlangsung interaktif, dengan warga yang antusias mengajukan pertanyaan seputar penerapan nilai-nilai kebangsaan di kehidupan sehari-hari, khususnya di kalangan generasi muda.

Baca Juga:  PBB Lampaui Target, Bapenda Samarinda Fokus Bereskan Raperda Pajak Dan Retribusi

Moderator Tayib turut mengarahkan jalannya diskusi agar tetap kondusif dan fokus pada substansi materi yang disampaikan.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pendidikan Pancasila dan wawasan kebangsaan, sekaligus memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman.

Sebagai penutup, peserta diajak untuk tidak hanya menjadikan kegiatan ini sebagai seremonial semata, tetapi sebagai langkah awal dalam mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

(Sull)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas
150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja
Polisi Ungkap Modus Dugaan Pencabulan Siswa SMP di Nunukan, Korban Diduga Diberi Tuak Hingga Mabuk
Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan
Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
HUT Polwan ke-78, Polres Berau Dorong Polisi Wanita Adaptif Hadapi Era Digital
Kurangi Efek Kemarau Panjang, Polda Kaltara Siram Jalan Untuk Kurangi Debu
Kemarau Tekan Cadangan Air Balikpapan, Puluhan Ribu Pelanggan Hadapi Pengurangan Jam Layanan
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:32 WITA

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 September 2026 - 09:08 WITA

150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja

Rabu, 9 September 2026 - 08:21 WITA

Polisi Ungkap Modus Dugaan Pencabulan Siswa SMP di Nunukan, Korban Diduga Diberi Tuak Hingga Mabuk

Rabu, 9 September 2026 - 08:01 WITA

Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan

Rabu, 9 September 2026 - 07:50 WITA

Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA