Gas 3Kg Kembali Beredar Di Pengecer Di Balikpapan, Akhiri Perburuan Gas Melon

- Redaksi

Selasa, 4 Februari 2025 - 15:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Gas Elpiji 3 Kg

Foto : Gas Elpiji 3 Kg

LINTASEJEJARING.COM, BALIKPAPAN – Kelangkaan pasokan gak Elpiji 3Kg atau Gas Melon di Balikpapan kini bisa mereda, setelah para pengecer gas melon yang sebelumnya berhenti berjualan akibat adanya perubahan kebijakan terhadap distribusi gas melon telah kembali berjualan.

Hal ini menjadi angin segar bagi para masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan gas subsidi.

Masyarakat umum, terutama para masyarakat yang memiliki usaha kecil dan para ibu rumah tangga, menyambut kabar ketersediaan gas melon dengan baik. Setelah sebelumnya, terjadi kelangkaan gas melon yang cukup memberikan dampak pada masyarakat hingga para warga harus mendapatkan gas melon dari wilayah lain dengan harga yang cukup tinggi diatas harga eceran tertinggi (HET) akhirnya menemukan jalan keluar.

Beberapa pengecer juga mengaku telah kehabisan stok selama beberapa hari, hal ini dikarenakan lonjakan permintaan akan gas melon yang cukup tinggi.

Baca Juga:  Temukan 200 Tags Nomor Pribadi Gibran Di GetContact, Netizen Temukan Hubungan Dengan Syahrini : Tiga Kata Lucu…

Sementara itu, pihak pemerintah daerah Balikpapan terus bekerja sama dengan para agen gas untuk dapat terus memantau distribusi gas melon agar stok tetap stabil dan tepat sasaran. Mereka juga menghimbau para masyarakat untuk tidak membeli gas dalam jumlah berlebihan atau panic buying.

Beberapa pengecer juga menuturkan bahwa dengan mengikuti aturan distribusi gas, yaitu dengan menjual ke masyarakat yang benar – benar membutuhkan sesuai dengan aturan yang berlaku mereka bisa dengan mudah mendapatkan stok gas dari agen resmi.

Baca Juga:  7 Desa Di Kukar Telah Siap Dimekarkan, Kadis DPMD Katakan Telah Memenuhi Syarat

Dengan kembali normalnya pasokan gas elpiji 3Kg, masyarakat berharap tidak akan ada lagi kejadian kesulitan dalam mendapatkan gas melon. Mereka juga berharap agar pihak pemerintah terus mengawasi distribusi agar tidak ada spekulasi harga serta kelangkaan yang merugikan konsumen.

 

(sean)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Khawatirkan Kesehatan Masyarakat, Wagub Kaltim Bagikan Langsung 1.500 Masker
JATAM Kaltim Dan Warga Rantau Layang, Laporkan Tambang Emas Ilegal Ke Polres Dan DLH Kab. Pser
Kemarau Tekan Cadangan Air Balikpapan, Puluhan Ribu Pelanggan Hadapi Pengurangan Jam Layanan
Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian
Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 
Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah
Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman
Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:37 WITA

Khawatirkan Kesehatan Masyarakat, Wagub Kaltim Bagikan Langsung 1.500 Masker

Senin, 14 September 2026 - 13:01 WITA

JATAM Kaltim Dan Warga Rantau Layang, Laporkan Tambang Emas Ilegal Ke Polres Dan DLH Kab. Pser

Rabu, 9 September 2026 - 07:16 WITA

Kemarau Tekan Cadangan Air Balikpapan, Puluhan Ribu Pelanggan Hadapi Pengurangan Jam Layanan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:33 WITA

Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:01 WITA

Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 

Berita Terbaru

Foto: Kepala DPMPTSP Kukar Alfian Noor.

Advetorial

MPP Kukar Dikembangkan, Layanan Publik Ditargetkan Bertambah

Senin, 5 Okt 2026 - 17:31 WITA

Foto: Kepala Dinas Kesehatan Kukar, Ismi Mufiddah.

Advetorial

Kepala Dinkes Kukar Dorong Seluruh Puskesmas Siaga UGD 24 Jam

Senin, 5 Okt 2026 - 16:11 WITA