LINTASEJEJARING.COM, BALIKPAPAN – Kelangkaan pasokan gak Elpiji 3Kg atau Gas Melon di Balikpapan kini bisa mereda, setelah para pengecer gas melon yang sebelumnya berhenti berjualan akibat adanya perubahan kebijakan terhadap distribusi gas melon telah kembali berjualan.
Hal ini menjadi angin segar bagi para masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan gas subsidi.
Masyarakat umum, terutama para masyarakat yang memiliki usaha kecil dan para ibu rumah tangga, menyambut kabar ketersediaan gas melon dengan baik. Setelah sebelumnya, terjadi kelangkaan gas melon yang cukup memberikan dampak pada masyarakat hingga para warga harus mendapatkan gas melon dari wilayah lain dengan harga yang cukup tinggi diatas harga eceran tertinggi (HET) akhirnya menemukan jalan keluar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Beberapa pengecer juga mengaku telah kehabisan stok selama beberapa hari, hal ini dikarenakan lonjakan permintaan akan gas melon yang cukup tinggi.
Sementara itu, pihak pemerintah daerah Balikpapan terus bekerja sama dengan para agen gas untuk dapat terus memantau distribusi gas melon agar stok tetap stabil dan tepat sasaran. Mereka juga menghimbau para masyarakat untuk tidak membeli gas dalam jumlah berlebihan atau panic buying.
Beberapa pengecer juga menuturkan bahwa dengan mengikuti aturan distribusi gas, yaitu dengan menjual ke masyarakat yang benar – benar membutuhkan sesuai dengan aturan yang berlaku mereka bisa dengan mudah mendapatkan stok gas dari agen resmi.
Dengan kembali normalnya pasokan gas elpiji 3Kg, masyarakat berharap tidak akan ada lagi kejadian kesulitan dalam mendapatkan gas melon. Mereka juga berharap agar pihak pemerintah terus mengawasi distribusi agar tidak ada spekulasi harga serta kelangkaan yang merugikan konsumen.
(sean)









