BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran

- Redaksi

Kamis, 3 September 2026 - 13:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kantor BPBD Kota Samarinda. (Zull/LJ)

Foto: Kantor BPBD Kota Samarinda. (Zull/LJ)

Lintasjejaring.com, Samarinda – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda terus menerapkan strategi adaptif dalam menangani kebakaran yang terjadi di berbagai wilayah. Perbedaan kondisi medan, sumber air, hingga karakteristik lahan membuat setiap kejadian memerlukan pendekatan yang berbeda agar penanganan dapat berjalan efektif. Kamis (03/09/2026).

Kepala BPBD Kota Samarinda, Suwarso, menjelaskan bahwa tidak ada metode tunggal yang dapat diterapkan untuk seluruh kejadian kebakaran. Menurutnya, petugas harus mampu menyesuaikan langkah penanganan dengan kondisi yang dihadapi di lapangan.

“Setiap lokasi memiliki tantangan yang berbeda. Karena itu strategi yang kami gunakan harus fleksibel dan disesuaikan dengan situasi di lapangan,” kata Suwarso.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebutkan, salah satu aspek yang memengaruhi efektivitas penanganan adalah ketersediaan sumber air. Kondisi yang mulai membaik di sejumlah intake air memberikan keuntungan bagi BPBD dalam mengoptimalkan armada yang dimiliki.

Baca Juga:  PBB Lampaui Target, Bapenda Samarinda Fokus Bereskan Raperda Pajak Dan Retribusi

Dengan normalnya pasokan air di beberapa titik, mobil tangki yang sebelumnya difungsikan untuk membantu distribusi air bersih kini dapat kembali difokuskan untuk mendukung operasi pemadaman kebakaran.

“Armada yang tersedia bisa kami atur kembali sehingga kapasitas penanganan kebakaran menjadi lebih optimal,” ujarnya.

Selain faktor sumber daya, karakteristik lahan juga menjadi perhatian utama dalam menentukan metode pemadaman. BPBD menilai kebakaran di kawasan gambut memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibandingkan kebakaran di lahan biasa.

Baca Juga:  Kronologi Tak Sinkron, Kematian Siswa Di Samarinda Bongkar Retaknya Sistem Perlindungan Sosial

Api yang membakar lapisan bawah tanah sering kali tidak terlihat di permukaan sehingga membutuhkan teknik dan peralatan khusus untuk memastikan proses pemadaman berjalan efektif.

“Penanganan di lahan gambut membutuhkan pendekatan berbeda karena api dapat menyebar di bawah permukaan tanah. Karena itu kami menggunakan peralatan yang memang dirancang untuk kondisi tersebut,” jelas Suwarso.

Untuk mendukung efektivitas operasi, BPBD Samarinda juga melakukan evaluasi secara berkala selama proses penanganan berlangsung. Setiap perkembangan kondisi di lapangan menjadi dasar dalam menentukan langkah lanjutan yang akan diambil petugas.

Baca Juga:  Pendapatan Sawit Turun, Pemkot Samarinda Fokus Bangun Infrastruktur

Menurut Suwarso, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam penanganan kebakaran, terutama ketika kondisi medan dan sumber daya dapat berubah sewaktu-waktu.

“Evaluasi terus dilakukan agar strategi yang diterapkan tetap sesuai dengan kondisi terkini di lapangan dan penanganan dapat berjalan lebih efektif,” pungkasnya.

Penulis : Zull

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi
Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan
Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau
MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi
Efisiensi Anggaran Tekan Program KB, DP2KB Samarinda Cari Jalan Agar Pelayanan Tetap Berjalan
731 WBP Lapas Narkotika Samarinda Terima Remisi Kemerdekaan, Tujuh Langsung Bebas
Sembilan Kursi Kepala OPD Kosong, Pemkot Samarinda Siapkan Penataan Besar Usai Gelombang Pensiun
Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Tanam Pohon Buah Di Folder Air Hitam
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WITA

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi

Kamis, 3 September 2026 - 20:12 WITA

Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan

Kamis, 3 September 2026 - 14:08 WITA

Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau

Kamis, 3 September 2026 - 13:16 WITA

BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:50 WITA

MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA