Pendapatan Sawit Turun, Pemkot Samarinda Fokus Bangun Infrastruktur

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 17:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kepala Bidang Penganggaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Samarinda, Rachmat Hidayat, 

Foto : Kepala Bidang Penganggaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Samarinda, Rachmat Hidayat, 

Lintasjejaring.com, SAMARINDA – Penerimaan Dana Bagi Hasil (DBH) sektor kelapa sawit di Kota Samarinda dalam beberapa tahun terakhir, menunjukkan tren penurunan. Meski demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, tetap memprioritaskan penggunaan anggaran untuk pembangunan infrastruktur, dan penguatan sektor perkebunan berkelanjutan.

Penurunan penerimaan Dana Bagi Hasil (DBH) sektor kelapa sawit di Samarinda, dipengaruhi oleh mekanisme pembagian dari pemerintah pusat serta fluktuasi harga komoditas global. Meski demikian, pemerintah tetap mengarahkan pemanfaatan anggaran pada pembangunan infrastruktur penunjang perkebunan, dan program keberlanjutan, meskipun realisasinya harus dilakukan secara bertahap karena keterbatasan dana.

Baca Juga:  BBM Di Kaltim Bermasalah, Abdul Giaz : Ini Warna Dan Aromanya Saja Sudah Berbeda

Kepala Bidang Penganggaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Samarinda, Rachmat Hidayat, mengatakan alokasi DBH sawit pada 2026 mencapai sekitar Rp127 miliar, dari total anggaran Rp1,2 triliun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk sektor perkebunan sawit nilainya sekitar Rp127 miliar. Itu bagian dari DBH yang kita terima,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebagian besar perkebunan sawit di Samarinda berada di kawasan Palaran dan wilayah utara kota.

Baca Juga:  Pengelolaan SKOI Yang Belum Maksimal Mendapatkan Soratan Dari Rasman

Menurutnya, penurunan penerimaan DBH sawit dipengaruhi oleh mekanisme pembagian dari pemerintah pusat, serta fluktuasi harga komoditas.

“Trennya memang menurun. Itu dipengaruhi dari bagi hasil yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan,” jelasnya.

Untuk tahun ini, sekitar 80 persen anggaran DBH sawit dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, khususnya jalan penunjang kawasan perkebunan.

“Sekitar 80 persen digunakan untuk pembangunan jalan,” katanya.

Sementara itu, 20 persen sisanya digunakan untuk ketahanan pangan dan penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) kelapa sawit berkelanjutan.

Baca Juga:  Wujudkan Santri Tangguh, KKN-TEMATIK FUAD UINSI Dan Ponpes Al-Muhajirin Gelar Sosialisasi Anti Kekerasan

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur menjadi prioritas karena berperan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi sektor perkebunan. Namun, keterbatasan anggaran membuat pembangunan dilakukan secara bertahap.

“Dengan anggaran sekitar Rp988 juta, pembangunan jalan mungkin hanya sekitar 100 meter,” tutupnya.

 

 

(Kinka)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas
150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja
Polisi Ungkap Modus Dugaan Pencabulan Siswa SMP di Nunukan, Korban Diduga Diberi Tuak Hingga Mabuk
Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan
Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
HUT Polwan ke-78, Polres Berau Dorong Polisi Wanita Adaptif Hadapi Era Digital
Kurangi Efek Kemarau Panjang, Polda Kaltara Siram Jalan Untuk Kurangi Debu
Kemarau Tekan Cadangan Air Balikpapan, Puluhan Ribu Pelanggan Hadapi Pengurangan Jam Layanan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:32 WITA

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 September 2026 - 09:08 WITA

150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja

Rabu, 9 September 2026 - 08:21 WITA

Polisi Ungkap Modus Dugaan Pencabulan Siswa SMP di Nunukan, Korban Diduga Diberi Tuak Hingga Mabuk

Rabu, 9 September 2026 - 08:01 WITA

Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan

Rabu, 9 September 2026 - 07:50 WITA

Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA