Pengelolaan SKOI Yang Belum Maksimal Mendapatkan Soratan Dari Rasman

- Redaksi

Rabu, 13 November 2024 - 09:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : SKOI Kaltim.

Foto : SKOI Kaltim.

LINTASJEJARING.COM, Samarinda-Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) tengah mengkaji ulang pengelolaan Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI).

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, Rasman menyampaikan bahwa Menurutnya, sudah saatnya SKOI berada di bawah kendali Dispora agar dapat mengembalikan kejayaan prestasi atlet Kalimantan Timur.

“Sebenarnya, kajian kami saat ini menunjukkan bahwa SKOI seharusnya sudah diambil alih oleh Dispora. Namun, regulasi yang ada saat ini tidak memungkinkan hal tersebut. Kami berencana untuk melakukan kajian ulang agar SKOI bisa kembali dipegang oleh Dinas Pemuda dan Olahraga,” ujar Rasman.

Rasman menjelaskan, nantinya SKOI tidak lagi dalam bentuk sekolah seperti sekarang, melainkan akan menjadi pusat olahraga yang berfokus pada pengembangan prestasi atlet.

“Ke depan, SKOI akan masuk dalam kategori sentra olahraga. Ini akan memungkinkan Dispora mengambil alih pengelolaannya, tapi semua masih dalam kajian,” tambahnya.

Baca Juga:  Kantor DPRD Makassar Diserbu Massa, Si Jago Merah Menerangi Malam

Dia juga menyoroti bahwa salah satu penyebab penurunan prestasi olahraga di Kalimantan Timur adalah pengelolaan SKOI yang dinilai tidak maksimal.

“Atlet-atlet yang ada di SKOI selama ini tidak berprestasi seperti yang diharapkan. Mungkin karena lebih banyak fokus pada pendidikan daripada prestasi olahraga. Padahal, idealnya, porsi pendidikan itu hanya 30%, sementara 70% harus untuk olahraga,” tegas Rasman.

Baca Juga:  Anggota DPRD Berau Ingatkan Pemkab Harus Tegas Dalam Penegakkan Aturan, Terutama Perda RTRW

Lebih lanjut, Rasman menekankan pentingnya program try-out bagi para atlet, baik di dalam negeri maupun luar negeri, sebagai bagian dari pengembangan prestasi olahraga.

“Try-out itu penting, baik di dalam maupun luar negeri. Saat ini, bahkan try-out ke luar daerah pun jarang dilakukan. Ini salah satu cara kami untuk meningkatkan kualitas olahraga di Kalimantan Timur,” jelasnya. (ADV)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab
JATAM Kaltim Dan Warga Rantau Layang, Laporkan Tambang Emas Ilegal Ke Polres Dan DLH Kab. Pser
Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Donggala, Sulawesi Tengah Dini Hari
MUI Bulungan Laksanakan Musda, Sinergi Hingga Evaluasi Jadi Fokus Utama
Variasi Harga Kost Kontrakan di Samarinda 2026, Mulai 500 Ribu Hingga Ratusan juta
Tak Sekadar Seremoni, Diskusi Kartini Di Kukar Ungkap Ketimpangan Perempuan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:13 WITA

37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:34 WITA

Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab

Senin, 14 September 2026 - 13:01 WITA

JATAM Kaltim Dan Warga Rantau Layang, Laporkan Tambang Emas Ilegal Ke Polres Dan DLH Kab. Pser

Rabu, 9 September 2026 - 08:01 WITA

Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:51 WITA

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Donggala, Sulawesi Tengah Dini Hari

Berita Terbaru