Home / PPU

Hadapi Ancaman Karhutla, Pemkab PPU Perkuat Deteksi Dini hingga Desa

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026 - 13:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Penajam paser Utara (PPU), Mudyat Noor. (Ist)

Foto: Bupati Penajam paser Utara (PPU), Mudyat Noor. (Ist)

Lintasjejaring.com, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memperkuat sistem deteksi dini untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama kondisi kemarau. Penguatan kewaspadaan tersebut tidak hanya dilakukan melalui kesiapan personel di tingkat kabupaten, tetapi juga diarahkan hingga kecamatan, desa, dan kelurahan. Rabu (02/09/2026).

Bupati PPU Mudyat Noor mengatakan kecepatan memperoleh informasi menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih besar. Mudyat meminta setiap informasi mengenai titik api, asap, maupun potensi kebakaran segera dilaporkan kepada pihak yang berwenang.

Baca Juga:  Warga Pasar Petung Resah dengan Masalah Sampah yang Tak Kunjung Usai

Langkah tersebut diperlukan agar petugas dapat melakukan pengecekan dan penanganan sedini mungkin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apel kemarin itu juga bagian dari bentuk kesiapsiagaan dan komitmen kita bersama dalam mencegah serta menghadapi potensi karhutla di Kabupaten PPU,” kata Mudyat.

Menurutnya, kesiapsiagaan menghadapi karhutla membutuhkan dukungan berbagai pihak. Pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, Satpol PP, Dinas Pertanian hingga pemerintah di tingkat kecamatan dan desa harus memiliki koordinasi yang baik.

Masyarakat juga dinilai mempunyai posisi strategis dalam sistem tersebut. Sebab, warga yang berada di sekitar kawasan rawan dapat lebih cepat mengetahui apabila muncul asap atau api. Mudyat menilai pencegahan akan lebih efektif apabila potensi kebakaran diketahui sebelum api meluas.

Baca Juga:  Maratua Jazz : Perpaduan Musik Dan Pariwisata Untuk Menarik Wisatawan

Karhutla sendiri dapat menimbulkan dampak berantai. Selain merusak vegetasi dan lingkungan, asap kebakaran berpotensi mengganggu kesehatan, aktivitas masyarakat, hingga kegiatan ekonomi. Karena itu, ia meminta kesiapan tidak hanya dilakukan ketika kebakaran sudah terjadi.

“Kesiapsiagaan dan koordinasi sangat penting agar ketika terjadi kebakaran, penanganannya bisa dilakukan secepat mungkin,” ujarnya.

Apel tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan menghadapi potensi bencana selama kemarau. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salat Istisqa. Ibadah tersebut menjadi ikhtiar bersama sekaligus doa agar masyarakat PPU diberikan perlindungan dan kondisi kemarau dapat segera teratasi.

Baca Juga:  Pemkab PPU Salurkan Bantuan Pangan untuk 200 Balita, Percepat Penurunan Stunting

Mudyat juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan karena kondisi kering dapat meningkatkan risiko penyebaran api.

Sebagai upaya kesiagaan, Pemkab PPU juga menyiapkan tim lapangan yang bersiaga untuk menangani karhutla. Baca selengkapnya…

Penulis : Sultan

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang Picu Produksi Air Bersih PPU Anjlok 95 Persen, Bendungan Waru Jadi Alternatif Stok Air Bersih
Krisis Air Baku Lumpuhkan Distribusi Air Bersih di Penajam, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kemarau Panjang
Karhutla Kembali Membara di Sepaku, Tim Gabungan Kejar Titik Api Hingga kerahkan Caracal
Kualitas Udara PPU Memburuk, Mudyat Noor: Kiriman Dari Paser
Tiga Pilar PPU Siaga Karhutla, Personel hingga Kecamatan Dilibatkan
Kemarau di PPU, Mudyat Noor Ingatkan Warga Jangan Bakar Lahan
Karhutla Meningkat di PPU, 79 Kasus Ditangani Tim Gabungan hingga Akhir Agustus
PPU Kejar Pemerataan Pendidikan, SLB dan Infrastruktur Sekolah Jadi Prioritas
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:36 WITA

Kemarau Panjang Picu Produksi Air Bersih PPU Anjlok 95 Persen, Bendungan Waru Jadi Alternatif Stok Air Bersih

Minggu, 6 September 2026 - 17:16 WITA

Krisis Air Baku Lumpuhkan Distribusi Air Bersih di Penajam, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kemarau Panjang

Sabtu, 5 September 2026 - 16:46 WITA

Karhutla Kembali Membara di Sepaku, Tim Gabungan Kejar Titik Api Hingga kerahkan Caracal

Kamis, 3 September 2026 - 14:41 WITA

Kualitas Udara PPU Memburuk, Mudyat Noor: Kiriman Dari Paser

Rabu, 2 September 2026 - 14:11 WITA

Tiga Pilar PPU Siaga Karhutla, Personel hingga Kecamatan Dilibatkan

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA