Lintasjejaring.com, Berau – Vitalis Paulus Lette, Anggota Komisi III DPRD Berau, meminta agar Bupati Sri Juniarsih Mas dan Wakil Bupati Gamalis, agar lebih serius dalam memperhatikan pengembangan, dari sektor sumber daya alam, khususnya di bidang Pertanian, Perkebunan, dan Perikanan, selama masa kepemimpinan di 2025 – 2030.
Politisi Partai Hanura ini, juga menyampaikan harapannya, agar sektor – sektor tersebut, tidak lagi luput dari perhatian Pemerintah Daerah, mengingat kontribusinya yang cukup besar, terhadap perekonomian masyarakat.
“Besar harapan saya, selama lima tahun ke depan, perhatian terhadap perikanan, pertanian, dan perkebunan, bisa ditingkatkan. Jangan hanya fokus pada sektor tambang, dan sawit,” ucapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mengingatkan bahwa, ketergantungan berlebihan pada sektor pertambangan, dan kelapa sawit, dapat memberikan dampak negatif pada lingkungan. Menurutnya, ekspansi dua sektor tersebut, beresiko mengurangi daerah resapan air, dan meningkatkan presentase potensi, terjadinya bencana alam.
“Kalau pertambangan dan perkebunan, terus meluas, daerah resapan air, semakin sedikit. Ini bisa berdampak buruk bagi lingkungan,” ujarnya.
Vitalis juga, menekankan pada pentingnya pembangunan infrastruktur, yang akan menjangkau wilayah perkampungan, dan antara kecamatan. Menurutnya, hal tersebut akan membantu memaksimalkan, perputaran ekonomi masyarakat.
“Infrastruktur yang baik, akan mempercepat distribusi hasil pertanian, dan perikanan. Ini akan berdampak langsung, pada kesejahteraan warga,” tambahnya.
Ia juga mendorong, agar pemerintah daerah dapat melibatkan tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) lokal, dan Sumber Daya Manusia (SDM), dari tiap kampung, dalam pelaksanaan program pembangunan.
“Tenaga lokal harus dilibatkan, terutama dalam pelaksanaan, program infrastruktur agar masyarakat, turut merasakan manfaat secara langsung,” tegasnya.
Ia juga menegaskan komitmennya, untuk dapat terus mengawasi pelaksanaan, dari program pembangunan infrastruktur, yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten.
“Kami di Komisi III, akan melakukan pengawasan maksimal, selama lima tahun ke depan, agar setiap program, dapat berjalan sesuai harapan,” pungkasnya.
(Iza/ADV/Ed-Sean/DPRD Berau)









