Sinergi Pemkab PPU dan Bank Indonesia Perkuat Pengembangan Pertanian

- Redaksi

Selasa, 18 Maret 2025 - 22:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, dan jajaran berpose bersama usai audiensi.

Foto: Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, dan jajaran berpose bersama usai audiensi.

Lintasjejaring.com, Penajam – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menerima kunjungan audiensi dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan, Robi Ariadi, di ruang kerja Bupati, Senin, (17/03/2025).

Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah PPU, Tohar, Kepala BKAD Muhajir, Deputi Kepala BI Balikpapan Wahyu Setyoko, Kepala Seksi BI Balikpapan Alfonsus Arsito Wibowo, serta beberapa pejabat lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mudyat Noor menyampaikan apresiasi atas kehadiran pihak Bank Indonesia beserta jajaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berharap silaturahmi ini bisa mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten PPU dan BI.

Baca Juga:  Pemkab PPU Sebut Pasar petung Akan Dialihkan Menjadi 'Plat Merah'

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan ini, semoga hubungan kerja sama antara Pemda dan BI terus terjaga dan semakin solid,” ujarnya.

Mudyat juga menyinggung peran penting BI dalam mendukung program pemerintah daerah, terutama dalam pengendalian inflasi dan pengembangan sektor ekonomi mikro serta makro, khususnya di bidang pangan dan pertanian.

“Program-program yang sudah berjalan diharapkan dapat terus berkembang dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, mengingat prioritas kami adalah program sosial kemasyarakatan,” tambahnya.

Lebih jauh, Bupati mengajak BI untuk bersama-sama mengidentifikasi potensi pertanian yang bisa dikembangkan secara optimal di PPU.

Baca Juga:  Sekda PPU Dorong Koordinasi Karhutla Lintas Instansi, Batas Wilayah Jangan Jadi Penghalang

Menurutnya, sektor pangan dan pertanian sangat menjanjikan jika dikelola dengan baik, dan pengembangannya diharapkan dapat membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.

“Semoga dengan dukungan BI, kita bisa mendorong pengembangan pertanian yang lebih besar dan berdampak positif bagi daerah,” kata Mudyat.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi, menegaskan komitmen BI untuk mendukung pemerintah daerah dalam program pengembangan ekonomi, baik di level mikro maupun makro, serta penanganan inflasi yang sudah berjalan.

“Bank Indonesia siap bekerja sama dan berkolaborasi dengan Pemkab PPU guna mengakselerasi program ekonomi berbasis pangan dan pertanian,” jelasnya.

Baca Juga:  Gerakan Tanam Padi PM AAS Dimulai, Mudyat Noor Tekankan Kesiapan Lahan PPU

Robi juga membuka ruang bagi usulan program-program baru yang potensial untuk dikembangkan, agar dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.

“Kami berharap kemitraan ini terus berlanjut dan program-program strategis yang mendukung pengembangan pertanian dapat tersukseskan bersama Pemda PPU,” tutupnya.

Dengan kolaborasi yang kuat antara BI dan Pemkab PPU, optimisme terhadap kemajuan sektor pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat PPU semakin besar.

Semoga sinergi ini menjadi landasan yang kokoh untuk pembangunan daerah yang lebih maju dan berkelanjutan. (Adv)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jangan Asal Buang Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Dorong Edukasi Masyarakat
Cegah Obat Terbuang, Dinkes PPU Perkuat Koordinasi Stok dengan Paser dan Balikpapan
Cegah Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Perkuat Pengawasan Stok hingga Fasilitas Kesehatan
Sinkronisasi Data Penduduk Jadi Kunci Ketepatan Distribusi Obat Program di PPU
Cegah Pemborosan Stok Obat, Dinkes PPU Validasi Kebutuhan Fasilitas Kesehatan
Dinkes PPU Atur Pemusnahan Obat Kedaluwarsa, Cegah Penyalahgunaan dan Pencemaran
BPBD PPU Terima Rp175 Juta, Tagihan Operasional Karhutla Jadi Prioritas
Dexlite Rp25.700 per Liter, DLH PPU Pangkas Armada Truk Sampah demi Efisiensi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:58 WITA

Jangan Asal Buang Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Dorong Edukasi Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:50 WITA

Cegah Obat Terbuang, Dinkes PPU Perkuat Koordinasi Stok dengan Paser dan Balikpapan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:40 WITA

Cegah Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Perkuat Pengawasan Stok hingga Fasilitas Kesehatan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WITA

Sinkronisasi Data Penduduk Jadi Kunci Ketepatan Distribusi Obat Program di PPU

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:54 WITA

Cegah Pemborosan Stok Obat, Dinkes PPU Validasi Kebutuhan Fasilitas Kesehatan

Berita Terbaru