Lintasjejaring.Com, Samarinda – Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (HMPS KPI) UINSI Samarinda telah melaksanakan Pelatihan Bahasa Isyarat dalam rangka memperingati Hari Komunikasi Internasional yang berlokasi di Aula Gedung Fakultas Komunikasi dan Dakwah pada Senin (19/05).
Pelatihan Bahasa Isyarat ini mengundang Retno Inggit Aprilianingsih, salah satu penyandang ‘tuli’ yang hadir sebagai pemateri utama bersama bantuan rekannya yang menjadi penerjemah. Retno Inggit merupakan salah satu anggota IKAT (Ikatan Anak Tuli) Samarinda.
Retno mengatakan bahwa penyandang tuli dengan yang lainnya itu sama,yang berbeda hanya cara berkomunikasinya. Jangan pernah menganggap kekurangan mereka itu sebagai kelemahan sehingga di kasihani karena mereka juga dapat menjalani kesehariannya meskipun dengan cara yang berbeda
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua HMPS KPI, Maghfiratu Hasta, memberikan pernyataan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bukti nyata dari komitmen HMPS KPI untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian dalam menciptakan komunikasi.
“Kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan pengetahuan baru bagi kita semua terutama dalam memahami bahasa isyarat dan meningkatkan kemampuan komunikasi kita dengan masyarakat yang lebih luas,” jelasnya.
M. Ilham Ghani selaku Ketua Pelaksana Pelatihan Bahasa Isyarat juga menyebutkan bahwa
“Kegiatan ini sangat penting untuk membuka wawasan kita tentang keberagaman komunikasi dan bagaimana kita dapat beradaptasi dengan masyarakat penyandang disabilitas, khususnya yang menggunakan bahasa isyarat. Kami berharap pelatihan ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran sesaat, tetapi juga memotivasi peserta untuk terus belajar mengeksplorasi dan mengaplikasikan bahasa isyarat dalam kehidupan sehari-hari yang flexsibel agar komunikasi inklusif dapat terwujud.” tuturnya.
Salah satu peserta Pelatihan Bahasa Isyarat, Muhammad Akmal Fhadilah, memberikan kesan dengan mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan penghubung kepada orang-orang yang “istimewa”.
“Dengan pelatihan ini kita bisa saling memahami dan tetap terhubung kepada orang-orang yang berkebutuhan khusus dan istimewa” Ucapnya.
- HMPS KPI berharap kegiatan ini dapat menjadi pengetahuan dan pengalaman yang baru bagi kita semua agar lebih mengenal masyarakat yang lebih luas terkhusus di Samarinda.









