Dorong Pengembangan Tambak Secara Profesional, DPRD Berau Minta Pemkab Siap Dampingi

- Redaksi

Rabu, 9 April 2025 - 12:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Subroto, Wakil Ketua I DPRD Berau

Foto : Subroto, Wakil Ketua I DPRD Berau

Lintasjejaring.com, BerauSubroto, Wakil Ketua 1 DPRD Berau, menyoroti akan besarnya potensi sektor perikanan di Berau, Khususnya dalam pengembangan tambak.

Ia menyampaikan bahwa, secara geografis, wilayah Kabupaten Berau, sangat memungkinkan untuk pengembangan wilayah tambak, akan tetapi tetap diperlukan dukungan tenaga yang ahli agar sektor tersebut dapat berkembang lebih maksimal.

“Secara geografis, wilayah Kabupaten Berau ini sangat memungkinkan untuk dikembangkannya wilayah tambak, tetapi tantangan yang kita hadapi, adalah tentang bagaimana kita akan mendukungnya, dengan tenaga ahli yang mumpuni,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyoroti, pada kondisi tambak yang saat ini, mengalami penurunan produksi, hal ini sendiri tidak hanya terjadi di Berau saja, akan tetapi juga menimpa daerah lain, seperti Kota Tarakan.

Baca Juga:  Tingkatkan Efisiensi, Desa Sangatta Utara Mantapkan Transformasi Layanan Berbasis Digital"

Salah satu penyebabnya, kuat dugaan karena perubahan cuaca yang mempengaruhi stabilitas air tambak.

“Berdasarkan keterangan dari para petambak, stabilitas air sangat menentukan, akan keberhasilan budidaya udang, jika setelah penebaran bibit, hujan deras mengguyur, dan tidak segera ditangani dengan baik, maka dapat menyebabkan kematian massal pada bibit,” ucapnya.

Subroto, juga mengungkapkan bahwa untuk saat ini, terdapat banyak tambak di Berau, yang tidak beroperasi secara optimal, terutama yang berada di, Muara Sungkai Dua dan Tanjung Puyuh.

“Selain faktor cuaca, harga udang yang tidak sebaik dulu, juga menjadi salah satu persoalan sektor ini mengalami penurunan,” ujarnya.

Baca Juga:  DPRD Kaltim Kawal PSU Di Kukar, Pastikan Transparansi Dan Kondusivitas

Ia juga menegaskan, bahwa Berau tidak bisa hanya bergantung, pada pendanaan transfer dari pusat saja.

Ditambah dengan adanya, efisiensi anggaran yang terus dilakukan oleh Pihak Pemerintah Pusat, maka Pemerintah Daerah harus mampu, mengoptimalkan potensi yang dimiliki, salah satunya dengan melalui sektor tambak.

“Kita tidak bisa terus berharap pada dana transfer pusat saja, setiap tahun anggaran kita akan semakin berkurang, jadi kita harus mengembangkan potensi daerah sendiri,” tuturnya.

Politikus Partai Golongan Karya ini, juga mendorong agar sistem tambak, yang diterapkan di Berau, dapat beralih dari metode tradisional menuju metode yang lebih profesional.

Ia juga menilai bahwa, pemerintah harus segera turun tangan, dalam menyikapi dan memberikan contoh dengan membangun tambak yang dikelola secara modern sebagai contoh.

Baca Juga:  Anggota DPRD PPU Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Peternakan Bebek

Sistem Tambak jangan lagi menggunakan cara tradisional, tetapi harus lebih profesional, dengan menggunakan kincir dan sistem sirkulasi yang baik. Pemerintah seharusnya, dapat membangun contoh tambak yang dikelola oleh tenaga ahli, sehingga jika berhasil, maka masyarakat dapat belajar dan menerapkannya sendiri,” terangnya.

Ia juga menghimbau, bahwa tanpa dukungan serta pembinaan dari Pihak Pemerintah, akan sulit bagi masyarakat untuk dapat berkembang di sektor ini.

“Kalau Masyarakat saja, dibiarkan sendiri tanpa adanya pendampingan, serta edukasi dari pemerintah, tentu saja hasilnya tidak akan maksimal,” tandasnya.

 

Iza/ADV/Ed-Sean/DPRD Berau

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT Polwan ke-78, Polres Berau Dorong Polisi Wanita Adaptif Hadapi Era Digital
Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian
Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 
Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah
Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman
Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung
Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:33 WITA

Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:01 WITA

Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:56 WITA

Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:05 WITA

Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA