LintasJejaring.com, SAMARINDA – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Rusdi Doviyanto, menggelar kegiatan buka puasa bersama warga di kawasan Perumnas Juanda, dengan menyediakan sekitar 2.000 porsi makanan bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut, menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara wakil rakyat, dan masyarakat di daerah pemilihannya, sekaligus memperkuat tradisi berbagi selama bulan suci Ramadhan. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya bagi warga di kawasan sekitaran Perumnas Juanda.
Rusdi mengatakan bahwa, kegiatan tersebut merupakan tradisi tahunan yang telah lama dilakukan bersama warga sekitar, khususnya di lingkungan Perumnas Juanda yang terdiri dari sekitar 10 hingga 15 rukun tetangga (RT).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setiap tahun kami mengadakan buka puasa bersama warga sekitar, terutama di Perumnas Juanda. Ini bentuk berbagi rezeki kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, warga tidak hanya menikmati hidangan berbuka puasa, tetapi juga menerima sejumlah souvenir seperti sajadah, kerudung, hingga sorban yang dibagikan kepada para tamu yang hadir.
Ia juga menjelaskan pelaksanaan kegiatan tersebut, juga memiliki makna khusus bagi keluarganya karena selalu dilaksanakan pada tanggal 18 Ramadhan, yang bertepatan dengan hari wafat ibundanya, pendiri usaha keluarga Banjar Sari Catering.
“Tanggal 18 Ramadhan ini bertepatan dengan meninggalnya almarhumah ibu kami, yang merupakan generasi pertama pemilik usaha,” katanya.
Ia menambahkan kegiatan tersebut menjadi bentuk kebersamaan dengan masyarakat sekitar, sekaligus ungkapan rasa syukur atas usaha keluarga yang telah berjalan puluhan tahun.
Usaha katering keluarga yang dikenal dengan nama Banjar sari Catering, telah berdiri sejak 1999 dan kini memasuki usia sekitar 26 tahun.
“Harapannya tentu usaha ini terus berjalan lancar dan membawa keberkahan, sekaligus bisa terus berbagi dengan masyarakat sekitar,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa usaha katering yang dikelolanya tetap memenuhi kewajiban perpajakan, khususnya pajak restoran.
“Tentu kita tertib membayar pajak, terutama untuk kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan proyek pemerintah,” pungkasnya.
(Kinka)









