KPK Panggil Nadiem Makarim Dan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dua Kasus Berbeda

- Redaksi

Kamis, 7 Agustus 2025 - 08:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Nadiem Makarim Dan Yaqut Cholil Qoumas Dipanggil KPK.

Foto : Nadiem Makarim Dan Yaqut Cholil Qoumas Dipanggil KPK.

Lintasjejaring.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini memanggil dua mantan menteri, Nadiem Makarim Dan Yaqut Cholil Qoumas, untuk dimintai keterangan, dalam dua penyelidikan kasus yang berbeda.

Foto : Nadiem Makarim, Mantan Mendikbudristek

Nadiem Makarim, dipanggil terkait dugaan korupsi dalam pengadaan layanan Google Cloud, di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), pada masa Pandemi COVID – 19. Mohamad Ali Nurdin, Kuasa Hukum Nadiem, memastikan kliennya akan hadir, di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.00 WIB.

“Bismillah hadir (Nadiem), saya sendiri akan mendampingi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kasus ini, KPK menyelidiki pengunaan Google Cloud, sebagai penunjang kegiatan pembelajaran daring, termasuk penyimpanan tugas, dan data ujian siswa. Pengadaan layanan digital tersebut, memakan anggaran negara dan kini, tengah ditelusuri oleh tim penyidik KPK.

“Kita dalami, karena penggunaan Google Cloud itu berbayar, dan terkait pengadaan saat COVID-19, bersama dengan Chromebook,” jelas Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu.

Foto : Yaqut Cholil Qoumas, Mantan Menteri Agama

Sementara itu, mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dipanggil untuk memberikan keterangan terkait, dugaan korupsi kuota haji. Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK, membenarkan pemanggilan Yaqut, yang dijadwalkan hari ini.

“Kami mengonfirmasi benar, bahwa akan dilakukan permintaan keterangan, kepada yang bersangkutan,” katanya.

Hingga saat ini, kedua kasus masih dalam tahap penyelidikan, dan belum ada pihak yang ditetapkan, sebagai tersangka. KPK menyatakan, bahwa proses klarifikasi dan pengumpulan bukti, akan terus berlangsung.

Baca Juga:  Kepala Dinkes Kukar Dorong Seluruh Puskesmas Siaga UGD 24 Jam
Baca Juga:  Sujarwo Arif Widodo Pinta Perusahaan Prioritaskan Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal dan Dukung Pembangunan BLK

 

Baca Juga:  Hadapi Ancaman Karhutla, Pemkab PPU Perkuat Deteksi Dini hingga Desa

(Sean)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab
Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres Prabowo, Tegaskan  Tetap ‘Radical Break’
Kursi 2 RI Di Gugat, Administrasi Gibran Jadi Persoalan Di Meja MK
Usai Di Telpon Prabowo, Nahkoda Menkeu Di Gantikan Suahasil Nazara
Teguh Santosa: BRICS New Delhi Uji Arah Baru Politik Luar Negeri Indonesia
Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:34 WITA

Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres Prabowo, Tegaskan  Tetap ‘Radical Break’

Rabu, 23 September 2026 - 17:13 WITA

Kursi 2 RI Di Gugat, Administrasi Gibran Jadi Persoalan Di Meja MK

Berita Terbaru