Desa Wisata Budaya Pampang: Menyusuri Jejak Suku Dayak di Samarinda yang Memukau

- Redaksi

Minggu, 10 November 2024 - 18:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Suku Dayak, Desa Budaya Pampang, Kota Samarinda.

Foto: Suku Dayak, Desa Budaya Pampang, Kota Samarinda.

Lintasjejaring.com,Samarinda – Di jantung Kalimantan Timur, hanya 25 kilometer dari Kota Samarinda, Desa Wisata Budaya Pampang menawarkan petualangan magis yang membawa wisatawan menyusuri jejak leluhur Suku Dayak Kenyah.

Desa ini lebih dari sekadar destinasi wisata, ia adalah panggung budaya hidup yang menghidupkan cerita nenek moyang, lengkap dengan warna-warni seni dan tradisi yang telah terjaga selama berabad-abad.

Setiap Minggu, Desa Pampang menggelar “Kancet Ledo” atau Tari Gong, pertunjukan tarian khas Dayak yang tak hanya memukau mata tapi juga menggugah hati. Dengan iringan musik tradisional yang membahana, penari-penari mengenakan busana adat berhiaskan manik-manik dan motif unik khas Dayak, menari dengan anggun dan energik.

Setiap gerakan dalam tarian ini memancarkan makna mendalam—tentang kebersamaan, kedekatan dengan alam, serta ketangguhan hidup masyarakat Dayak.

Yang membuat Desa Pampang semakin menarik adalah rumah lamin, rumah panjang yang merupakan pusat kehidupan dan kebanggaan budaya Dayak Kenyah. Dengan detail ukiran artistik dan konstruksi megah, lamin menjadi saksi hidup filosofi dan seni Dayak.

Pengunjung akan terpesona melihat berbagai artefak tradisional yang tersimpan di dalamnya—mulai dari ukiran kayu yang rumit hingga perhiasan manik-manik yang dibuat dengan penuh ketelitian.

Baca Juga:  Renovasi Stadion Palaran Samarinda Masuk Anggaran Perubahan 2024

Tak berhenti sampai di situ, para wisatawan juga dapat terlibat langsung dalam workshop kerajinan Dayak. Mulai dari membuat perhiasan hingga mencoba seni mengukir kayu, pengalaman ini memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk mendalami langsung nilai-nilai yang dipegang teguh oleh Suku Dayak.

Interaksi dengan masyarakat setempat menjadi momen yang paling hangat dan tak terlupakan. Penduduk Desa Pampang dengan senang hati berbagi cerita, sejarah, dan kehidupan mereka kepada wisatawan, menciptakan suasana akrab dan berkesan.

Baca Juga:  Hotel Baru di Samarinda Diharapkan Serap Tenaga Kerja Lokal, DPRD Soroti Kesiapan SDM

Kehangatan dan keterbukaan mereka membuat siapa pun yang datang merasa diterima dan lebih memahami kekayaan budaya Dayak.

Desa Pampang bukan sekadar destinasi wisata, ini adalah perjalanan waktu yang membawa setiap pengunjung pada pengalaman autentik yang kaya akan sejarah dan tradisi.

Dengan segala keunikan dan kekayaan budayanya, Desa Wisata Budaya Pampang adalah pintu gerbang untuk mengenal lebih dalam kebudayaan Kalimantan Timur yang begitu berharga dan memukau.

(ZUL)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut
TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab
Lapak Pedagang Pasar Pagi Terpisah Lantai, DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Penempatan
DPRD Samarinda Minta Hotel Swasta Tetap Dapat Peluang di Tengah Prioritas Hotel BUMD
Teras Samarinda II Disiapkan untuk UMKM, DPRD Ingatkan Risiko Kemacetan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:28 WITA

TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:34 WITA

Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

Lapak Pedagang Pasar Pagi Terpisah Lantai, DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Penempatan

Berita Terbaru