Lintasjejaring.com, Berau – Menyikapi potensi risiko bencana, di wilayah bentaran sungai, DPRD Kabupaten Berau, mendorong Pemerintah Daerah, untuk lebih serius, dalam upaya relokasi pemukiman warga, yang berada di zona rawan.
Agus Uriansyah, Anggota Komisi II DPRD Berau, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, memang telah menjalankan, sejumlah program pembangunan dengan arah yang baik. Akan tetapi, menurutnya, respons terhadap bencana alam, khususnya terkait permukiman warga di bantaran sungai, masih perlu untuk diperkuat.
“Program yang ada, sudah cukup on track, tapi harapan kami penanganan terhadap permukiman, di bantaran sungai, bisa lebih diseriusi. Ini soal keselamatan, dan masa depan warga,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menekankan, Pemkab harus menunjukkan kehadiran, yang nyata, bukan hanya dalam bentuk wacana saja, namun, juga dalam realisasi dukungan, mulai dari pembangunan permukiman baru, hingga pemberian subsidi, atau hibah kepada masyarakat terdampak.
“Subsidi ini penting, sebagai bentuk keberpihakan kepada rakyat. Pemda harus memastikan, bahwa bantuan tersebut, benar-benar menyentuh masyarakat, yang membutuhkan,” tegasnya
Terkait penyediaan rumah bersubsidi, ia mendorong agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang membidangi, bekerja secara cermat, dalam menentukan nilai bantuan, serta spesifikasi bangunan.
Menurutnya, setiap rumah yang dibangun harus, memenuhi standar kelayakan huni, dan mampu memberikan kenyamanan, bagi keluarga penerima manfaat.
“Jangan sampai rumah bantuan itu, asal jadi. Harus layak dari sisi struktur, kenyamanan, hingga fasilitas dasarnya. Karena ini, menyangkut martabat, dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Besar harapannya, kedepannya program relokasi tidak hanya, menjadi solusi jangka pendek saja, akan tetapi, bisa menjadi bagian dari perencanaan kota, yang lebih aman, tertib, dan manusiawi.
“Pemerintah tidak boleh setengah hati. Harus hadir, dalam setiap tahapan : mulai perencanaan, eksekusi, hingga pengawasan. Karena ini, menyangkut nyawa dan kehidupan masyarakat,” pungkasnya.
(Iza/ADV/Ed-Sean/DPRD Berau)









