LINTASJEJARING.COM, Kutai Timur – Kegiatan serap aspirasi (reses) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Budianto Bulang kembali melangkahkan kakinya ke Desa Long Tesak, Kecamatan Muara Ancalong, Kabupaten Kutai Timur (Kutim).
Hingga pelosok Kutim, Budianto Bulang tanpa keluh terus maju menuju Desa-desa tertinggal di Kutim. Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini menyampaikan bahwa, kualitas jaringan internet menjadi salah satu masalah utama dari para masyarakat sekitar.
Sejauh dirinya terjun kelapangan terdapat 3 kecamatan yang mengalami kendala pada jaringan telekomunikasi (jaringan internet), yakni, Kecamatan Busang, Kecamatan Batu Ampar dan Muasa Ancalong.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hal ini sangat memprihatikan, karena sinyal komunikasi telah menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat di era modern ini,” ucapnya.
Ia berpendapat, perihal ini dapat terjadi karena kecamatan – kecamatan tersebut termasuk dalam status wilayah yang blankspot. Sehingga kegiatan anak – anak untuk mengerjakan tugas sekolah serta kegiatan masyarakat lainnya yang berhubungan dengan jaringan komunikasi pun mengalami kendala.

“Saya akan meminta pada pemerintah provinsi agar permasalahan ini dapat segera diatasi, termasuk pemerintah daerah yang berencana menerapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik atau SPBE,” ujarnya.
Menurutnya, keluhan – keluhan masyarakat ini telah lama tertampung selama bertahun – tahun sehingga dirinya berkomitmen untuk dapat menemukan jalan komunikasi sehingga pihak pemerintah dapat mencari solusi yang tepat untuk mengatasi persoalan tersebut.
Adapun, ia juga menyebutkan permohonan – permohonan lain dari masyarakat berupa pembangunan tower telekomunikasi yang merupakan dasar jaringan telekomunikasi.
Dirinya menyampaikan bahwa secara aturan, pembangunan dan pengadaan tower telekomunikasi tidak dapat menggunakan dana anggaran APBD, akan tetapi ia berharap pemerintah baik Kabupaten maupun provinsi dapat berkerja sama dengan provider baik swasta maupun lokal untuk dapat melakukan koordinasi dengan pihak Kementerian Komunikasi dan Digital (Kondisi) perihal pembangunan tower telekomunikasi.
“Persoalan ini tentunya harus segera diatasi, mulai dari sektor pendidikan hingga pemerintahan semua sudah mulai memasuki era digital dan tentunya hal ini membutuhkan jaringan internet, sehingga akses jaringan telekomunikasi yang baik sangat dibutuhkan,” tutupnya.
(Sean)









