Kolaborasi Pendidikan dan AI, Kemendikbudristek : Suatu Kemajuan Dunia Pendidikan

- Redaksi

Jumat, 26 April 2024 - 13:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Abdul Haris, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi

Foto : Abdul Haris, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi

LINTASJEJARING.COM, Jakarta – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebut perkembangan teknologi artificial intelligence (AI)  mampu mendukung kemajuan pendidikan indonesia termasuk pada ranah perguruan tinggi.

Abdul Haris selaku Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi menyampaikan bahwa pengembangan AI di perguruan tinggi dapat dimanfaatkan guna memberikan suatu kemudahan dalam proses belajar bagibpara mahasiswa sekaligus untuk memberikan solusi – solusi atas tantangan yang ada.

“Kita sangat berharap pendidikan tinggi ini bisa didukung oleh perkembangan teknologi yang begitu pesat dan memberikan solusi-solusi serta kemudahan bagi para mahasiswa untuk bisa belajar lebih baik lagi,” ucapnya.

Terlebih lagi, perguruan tinggi sekarang memang sedang dituntut agar dapat melaksanakan transformasi digital pada sistem pembelajarannya sehingga tidak lagi memakai model tradisional dan menggunakan model yang berbasis digital.

Foto : Ilustrasi.

Abdul juga menerangkan bahwa sekarang AI sudah banyak digunakan dalam dunia pendidikan termasuk untuk teaching and learning seperti sumber belajar yang dapat diambil dari AI, evaluasi dan assessment dapat menggunakan AI, hingga pekerjaan administrasi dari dosen dapat menggunakan AI.

Baca Juga:  Beri Atensi Produk UMKM, Rahman Harapkan Pemda Lebih Giat Lakukan Proses Sertifikasi Halal

“Banyak sekali manfaatnya. Yang paling mudah untuk riset itu Mendeley, itu AI. Itu yang paling sederhana tapi paling berarti,” ujarnya.

Salah contoh bentuk perkembangan teknologi melalui AI yaitu, hadirnya Chat GPT yang merupakan sebuah kecerdasan buatan dengan cara pengerjaannya memakai format percakapan.

Apabila biasanya siswa bertanya kepada guru saat berada di kelas, dengan menggunakan Chat GPT siswa dapat bertanya kepada AI dan secara otomatis akan memperoleh sebuah jawaban dalam waktu yang singkat.

Baca Juga:  Samarinda Masih Dominasi Penerima BKT, Iman : Samarinda Miliki Institusi Pendidikan Yang Banyak

Walaupun demikian, Abdul menghimbau bahwa kemajuan AI juga dapat sekaligus menjadi sebuah ancaman bagi dunia pendidikan apabila tidak ada regulasi yang mengatur secara konkret terkait implementasinya.

“Ini harus benar-benar dikawal bagaimana kita mengambil manfaatnya jangan sampai malah merusak. Kalau tidak (diatur) akan banyak mudaratnya, ini yang saya pikir juga harus kita pagari,” tutupnya.

Penulis : Sean

Editor : Niken

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan
Tak Ada Ruang Salah, Borneo FC Fokus Amankan Tiga Poin
Istikmal 30 Hari, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026
Harga Pertamax Naik Lagi, BBM Nonsubsidi Disesuaikan Mulai Maret 2026
Polemik Transparansi Hingga Asumsi Publik, Ketua Pelita kaltim Dorong Transparansi, Dirham : 1,38 T Harus jelas
Ditjen Imigrasi Dorong Inovasi, Fokus Optimalisasi Layanan dan Penegakan Hukum
HUT Ke – 53 PDI Perjuangan, DPC Samarinda Pilih Panti Lansia Untuk Menyapa Akar Kerakyatan
‎Pelatihan Wasit Atletik Disabilitas, Hetifah Harapkan Kualitas Wasit NPCI Kaltim Terus Meningkat
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:03 WITA

Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan

Jumat, 24 April 2026 - 18:00 WITA

Tak Ada Ruang Salah, Borneo FC Fokus Amankan Tiga Poin

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WITA

Istikmal 30 Hari, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:21 WITA

Harga Pertamax Naik Lagi, BBM Nonsubsidi Disesuaikan Mulai Maret 2026

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:41 WITA

Polemik Transparansi Hingga Asumsi Publik, Ketua Pelita kaltim Dorong Transparansi, Dirham : 1,38 T Harus jelas

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA