Kekurangan Guru Hantui Samarinda, DPRD Soroti Lemahnya Perencanaan Pendidikan

- Redaksi

Jumat, 1 Agustus 2025 - 11:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie

Foto : Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie

Lintasjejaring.com, Samarinda — Kekurangan guru bukan lagi persoalan eksklusif wilayah terpencil. Kota Samarinda, ibu kota Kalimantan Timur, kini menghadapi masalah yang sama, memicu kekhawatiran akan kesiapan perencanaan pendidikan jangka panjang di kawasan perkotaan.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menyebut tren kekurangan guru kian mengkhawatirkan. Setiap tahun, puluhan tenaga pendidik memasuki masa pensiun, namun proses pengisian formasi baru berjalan lambat dan tak sebanding dengan kebutuhan di lapangan.

“Kalau Samarinda, yang notabene kota besar, saja kekurangan guru, berarti ada yang keliru dalam perencanaan. Kita sedang bicara masa depan pendidikan, bukan sekadar angka formasi,” ujar Novan, Jumat (1/8/25).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Novan menegaskan, penyelesaian masalah ini tak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Pendidikan. Peran Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) juga krusial dalam memastikan proses rekrutmen tepat sasaran.

Baca Juga:  Pemkab PPU Belum Buka 15 Kios Kuliner Stadion Panglima Sentik, Tunggu Penilaian Sewa

Ia mengingatkan agar tidak terjadi ketidaksesuaian antara kebutuhan riil dan kebijakan rekrutmen, karena hal ini bisa menggerus kualitas pendidikan.

Baca Juga:  Bupati Ingatkan BUMD Jangan Lepas Dari Tujuan Awal Dibentuk

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda, Asli Nuryadin, mengakui persoalan serupa.

Menurutnya, kekurangan guru terjadi di hampir semua jenjang pendidikan, dari sekolah dasar hingga menengah.

“Kami rutin memetakan kebutuhan tenaga pendidik dan menyampaikannya secara resmi. Namun, kewenangan pengisian formasi kini berada di pemerintah provinsi melalui BPSDM,” jelas Asli.

Disdikbud, lanjutnya, tetap mengusulkan formasi guru setiap tahun, tetapi proses seleksi dan penempatan berada di luar kendali mereka.

Baca Juga:  Golkar Nonaktifkan Adies Kadir Dari DPR RI, NasDem Copot Sahroni Dan Nafa Urbach

Baik DPRD maupun Disdikbud sepakat, solusi jangka panjang harus segera dirumuskan. Fokusnya tak hanya menutup kekosongan sementara, tetapi juga memastikan kualitas guru terjaga.

“Tanpa strategi yang terstruktur dan kolaborasi antarinstansi, Samarinda bisa terus terjebak dalam krisis pendidikan. Kita perlu membangun sistem yang memprioritaskan kualitas SDM guru demi masa depan pendidikan yang berkelanjutan,” tutup Asli.

 

(Ard/ADV DPRD Samarinda)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar, Perkuat Layanan Publik yang Responsif
SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar
Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan
Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan
Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi
Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:26 WITA

Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar, Perkuat Layanan Publik yang Responsif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:40 WITA

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Berita Terbaru