Teknologi Keuangan sebagai Pilar Penting Pertumbuhan Ekonomi, AFTECH Unjuk Jari

- Redaksi

Jumat, 22 Maret 2024 - 12:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Lintasjejaring.com, Jakarta – Budi Gandasoebrata selaku Sekretaris Jenderal Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) menyampaikan bahwa teknologi keuangan (Financial Techonology) merupakan sebuah pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi di era digital sehingga daya saingnya perlu untuk ditingkatkan.

“Fintech tidak hanya tren, tetapi pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi sebuah negara berdasarkan data yang ada,” ucapnya dalam webinar “Solusi Pembayaran Digital: Kunci Untuk Efisiensi dan Inovasi Bisnis di Era Teknologi”.

Beliau juga menjelaskan, bahwa riset konsultan manajemen global McKinsey yang dirilis pada Oktober 2023 tahun lalu telah menyebutkan bahwa fintech yang diperdagangkan secara publik dapat mewakili kapitalisasi pasar hingga mencapai angka 550 Miliar Dolar AS pada Juli 2023, hal ini meningkat dua kali lipat jika dibandingkan dengan tahun 2019.

Adapun, pada periode yang sama juga telah ada lebih dari 272 fintech unicorn dengan valuasi gabungan mencapai angka 936 Miliar Dolar AS, hal ini meningkat tujuh kali lipat dari 39 perusahaan yang bernilai 1 Miliar Dolar AS dalam kurun waktu lima tahun.

Baca Juga:  Harga Pertamax Naik Lagi, BBM Nonsubsidi Disesuaikan Mulai Maret 2026

Menurutnya, Keberadaan industri pembayaran digital sendiri telah berkontribusi dalam peningkatan efisiensi, pengurangan biaya, dan peningkatan keamanan transaksi.

Maka dari itu, AFTECH yang telah berdiri sejak tahun 2016 selalu berupaya untuk bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna meningkatkan daya saing industri fintech serta mendorong inklusi dan literasi keuangan bagi masyarakat luas.

“Awalnya 24 perusahaan bidang usaha sistem pembayaran dan peer to peer landing, saat ini terdapat 300 perusahaan teknologi keuangan dengan 25 model bisnis fintech, jelas merupakan sebuah inovasi dari teknologi itu sendiri,” jelasnya.

Baca Juga:  Rilis Pendidikan Berjenjang Inklusif, Kemendikbud Upayakan Kesetaraan

AFTECH, juga berharap adanya dukungan dari seluruh pemangku kepentingan khususnya pihak pemerintah dalam aspek kebijakan dan regulasi agar semakin baik.

Adanya juga dukungan keamanan siber, manajemen risiko, anti pencucian, dan kestabilan sistem keuangan dapat meningkatkan potensi dari AFTECH.

“Kerja sama antara industri dan seluruh pemangku kepentingan tidak hanya mengatasi tantangan tetapi juga akan mampu menciptakan ekosistem pembayaran digital yang inklusif dan berkelanjutan,” tuturnya.

Penulis : Stefen

Editor : Niken

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan
Tak Ada Ruang Salah, Borneo FC Fokus Amankan Tiga Poin
Istikmal 30 Hari, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026
Harga Pertamax Naik Lagi, BBM Nonsubsidi Disesuaikan Mulai Maret 2026
Ditjen Imigrasi Dorong Inovasi, Fokus Optimalisasi Layanan dan Penegakan Hukum
HUT Ke – 53 PDI Perjuangan, DPC Samarinda Pilih Panti Lansia Untuk Menyapa Akar Kerakyatan
‎Pelatihan Wasit Atletik Disabilitas, Hetifah Harapkan Kualitas Wasit NPCI Kaltim Terus Meningkat
Mualem Beri Lampu Hijau, Bantuan Internasional Bisa Masuk Di Tanah Aceh
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:03 WITA

Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan

Jumat, 24 April 2026 - 18:00 WITA

Tak Ada Ruang Salah, Borneo FC Fokus Amankan Tiga Poin

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WITA

Istikmal 30 Hari, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:21 WITA

Harga Pertamax Naik Lagi, BBM Nonsubsidi Disesuaikan Mulai Maret 2026

Senin, 26 Januari 2026 - 05:21 WITA

Ditjen Imigrasi Dorong Inovasi, Fokus Optimalisasi Layanan dan Penegakan Hukum

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA