Rilis Pendidikan Berjenjang Inklusif, Kemendikbud Upayakan Kesetaraan

- Redaksi

Jumat, 22 Maret 2024 - 14:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Lintasjejaring.com, Jakarta – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah merilis suatu sistem Program Pendidikan Berjenjang Pendidikan Inklusif berbentuk Modul Pendidikan Inklusif Tingkat Dasar bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memenuhi hak murid untuk bisa mendapatkan layanan pendidikan yang inklusif dan setara.

Iwan Syahril selaku Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (Dirjen PAUD), Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah menyampaikan, bahwa pemerintah harus mengingat kembali komitmennya dalam memberikan pembelajaran secara merata dan setara serta bersama – sama kepada semua peserta didik, termasuk juga peserta didik yang memiliki kebutuhan khusus.

Baca Juga:  Konflik Laut China Selatan, Teguh Santosa: Pernyataan Bersama RI dan China Tidak Membahayakan Kedaulatan Indonesia

“Komitmen kita jelas harus menyelenggarakan pendidikan yang bersifat inklusif, yaitu sistem penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan pada semua peserta didik, termasuk yang berkebutuhan khusus untuk mengikuti pendidikan pembelajaran dalam lingkungan secara bersama-sama. Jadi mereka tidak terpisah, tapi bersama-sama dengan peserta didik yang lain,” ucapnya Iwan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beliau juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat sekitar 40 ribu Sekolah Satuan Pendidikan Penyelenggara Pendidikan Inklusi (SPPPI) yang juga merupakan sebuah penugasan wajib kepada setiap Kabupaten/Kota untuk menyediakan seminimnya satu sekolah dengan layanan pendidikan inklusif.

Baca Juga:  Hasbar Usulkan Pembuatan Lapangan Pickleball Permanen

Adapun, dengan jumlah demikian maka kesempatan bagi anak – anak berkebutuhan khusus, untuk bisa menggenggam layanan pendidikan inklusif dan setara secara bersama – sama semakin terbuka lebar karena tidak akan lagi terjadinya keterbatasan pada kuota murid.

Kemendikbudristek juga terus berupaya untuk melengkapi pihak guru di setiap satuan jenjang pendidikan dengan edukasi yang cukup serta adanya pelatihan mengenai cara sistem pengajaran inklusif, termasuk juga salah satunya dengan merilis Modul Pendidikan Inklusif Tingkat Dasar.

Baca Juga:  Soroti Potensi Besar Hasil Laut Berau, Abdul Waris Harapkan Pemkab Berau Maksimalkan SDA

Iwan juga menambahkan bahwa perilisan modul, juga telah sejalan dengan Kurikulum Merdeka Belajar dengan bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif sekaligus juga berpihak kepada anak – anak dengan menghadirkan lingkungan belajar yang aman dan juga menyenangkan bagi semua anak.

Beliau juga berpesan untuk semua Kepala Dinas di setiap daerah agar dapat mendukung dan mengusahakan pada pendidik serta tenaga pendidik agar mendapatkan intervensi untuk pelatihan modul tersebut.

Penulis : Stefen

Editor : Niken

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan
Tak Ada Ruang Salah, Borneo FC Fokus Amankan Tiga Poin
Istikmal 30 Hari, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026
Harga Pertamax Naik Lagi, BBM Nonsubsidi Disesuaikan Mulai Maret 2026
Ditjen Imigrasi Dorong Inovasi, Fokus Optimalisasi Layanan dan Penegakan Hukum
HUT Ke – 53 PDI Perjuangan, DPC Samarinda Pilih Panti Lansia Untuk Menyapa Akar Kerakyatan
‎Pelatihan Wasit Atletik Disabilitas, Hetifah Harapkan Kualitas Wasit NPCI Kaltim Terus Meningkat
Mualem Beri Lampu Hijau, Bantuan Internasional Bisa Masuk Di Tanah Aceh
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:03 WITA

Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan

Jumat, 24 April 2026 - 18:00 WITA

Tak Ada Ruang Salah, Borneo FC Fokus Amankan Tiga Poin

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WITA

Istikmal 30 Hari, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:21 WITA

Harga Pertamax Naik Lagi, BBM Nonsubsidi Disesuaikan Mulai Maret 2026

Senin, 26 Januari 2026 - 05:21 WITA

Ditjen Imigrasi Dorong Inovasi, Fokus Optimalisasi Layanan dan Penegakan Hukum

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA