Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun

- Redaksi

Rabu, 9 September 2026 - 07:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sholat Istisqa di Halaman Kantor Bupati Kab. Kutai Timur. (Dok: HumasPemkabKutim).

Foto: Sholat Istisqa di Halaman Kantor Bupati Kab. Kutai Timur. (Dok: HumasPemkabKutim).

Lintasjejaring.com, Samarinda – Ribuan masyarakat Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berkumpul di halaman Kantor Bupati Kutim, kawasan Bukit Pelangi, Sangatta. Sejak pukul 06.00 WITA, jamaah mulai berdatangan untuk mengikuti salat istisqa dan doa bersama di tengah kondisi kekeringan yang masih melanda sejumlah wilayah. Rabu (09/09/2026).

Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi hadir bersama Ketua DPRD Kutim Jummi, jajaran Forkopimda, tokoh agama, pejabat dan ASN Pemkab Kutim, pelajar hingga masyarakat umum.

Mereka mengikuti salat istisqa dengan satu harapan, yakni memohon rahmat dan pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun serta mengakhiri kondisi kekeringan yang berdampak terhadap ketersediaan air masyarakat.

Mahyunadi mengatakan, salat istisqa tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengingat kembali keterbatasan manusia di hadapan Allah SWT.

Menurutnya, manusia memiliki ilmu pengetahuan, teknologi, kekuasaan dan berbagai kemampuan untuk membangun kehidupan. Namun, manusia tetap tidak mampu mengendalikan turunnya hujan.

“Salat istisqa ini merupakan bentuk kerendahan hati kita kepada Allah SWT dan ikhtiar bersama memohon agar hujan segera diturunkan,” ujar Mahyunadi.

Kekeringan Jadi Pengingat untuk Introspeksi

Mahyunadi mengajak masyarakat menjadikan kondisi kekeringan sebagai momentum untuk melakukan introspeksi sekaligus meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT.

Ia juga mengingatkan pentingnya memohon ampun atas kesalahan dan dosa yang telah diperbuat serta memperbanyak doa dan ikhtiar menghadapi kondisi kemarau.

Baca Juga:  HUT KUTIM KE-25, BAMBANG HARAPKAN SEMAKIN MAJU DAN SEJAHTERA

Menurut Mahyunadi, tanda-tanda perubahan cuaca sempat terlihat dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah wilayah juga mulai menunjukkan potensi turunnya hujan.

Meski demikian, pemerintah dan masyarakat tetap perlu bersiap menghadapi dampak kemarau yang masih berlangsung.

Jaga Lingkungan dan Hemat Air

Selain menjadi ikhtiar melalui doa, pelaksanaan salat istisqa juga membawa pesan penting mengenai kepedulian terhadap lingkungan.

Kondisi kekeringan dapat meningkatkan risiko kebakaran lahan serta mengurangi ketersediaan air untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Karena itu, Mahyunadi berharap masyarakat tidak hanya mengandalkan turunnya hujan, tetapi juga menjaga sumber air dan menggunakan air secara bijak.

“Kita berharap momentum ini tidak berhenti pada salat dan doa saja. Ini juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan menggunakan sumber daya air dengan bijak,” katanya.

Ia berharap seluruh pihak terus memperkuat ikhtiar menghadapi kekeringan. Pemerintah, masyarakat dan seluruh elemen daerah perlu menjaga lingkungan agar dampak musim kemarau tidak semakin meluas.

Baca Juga:  Budianto Bulang Tekankan Pentingnya Transparansi Anggaran dalam Penguatan Demokrasi Daerah

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama. Ribuan jamaah mengikuti doa dengan khusyuk dan tertib, memanjatkan harapan agar Allah SWT segera menurunkan hujan di wilayah Kutai Timur.

Salat istisqa tersebut menjadi simbol ikhtiar dan kerendahan hati masyarakat Kutim dalam menghadapi kondisi alam yang berada di luar kendali manusia.

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Pertalite di Wahau dan Kombeng Tembus Rp20 Ribu per Liter, Ketersediaan Hingga jarak Pengiriman jadi kendala
Lakukan Sosperda Di Muara Ancalong, Budianto Bulang Getol Sampaikan Pentingnya Pendidikan Pancasila Dan Kebangsaan
Menanamkan Nilai Kebangsaan dari Desa, Budianto Bulang Getol Sosialisasikan Perda Pendidikan Pancasila
Budianto Bulang Tekankan Pentingnya Transparansi Anggaran dalam Penguatan Demokrasi Daerah
Reses DPRD Kaltim Bersama Harum Center, Golkar Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Warga
Budianto Bulang Salurkan Bantuan AC Dan Kipas Angin ke Masjid Raya Al-Jamaah Kandolo
Tak Lelah Menjaga Negeri, Budianto Bulang Turun Ke Desa Perkuat Pendidikan Pancasila
PKC PMII Kaltim Desak Pertanggungjawaban Perusahaan Atas Insiden Truk Hauling Di Bengalon
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 07:50 WITA

Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:23 WITA

Harga Pertalite di Wahau dan Kombeng Tembus Rp20 Ribu per Liter, Ketersediaan Hingga jarak Pengiriman jadi kendala

Senin, 20 April 2026 - 04:53 WITA

Lakukan Sosperda Di Muara Ancalong, Budianto Bulang Getol Sampaikan Pentingnya Pendidikan Pancasila Dan Kebangsaan

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:52 WITA

Menanamkan Nilai Kebangsaan dari Desa, Budianto Bulang Getol Sosialisasikan Perda Pendidikan Pancasila

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:07 WITA

Budianto Bulang Tekankan Pentingnya Transparansi Anggaran dalam Penguatan Demokrasi Daerah

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA