Mualem Beri Lampu Hijau, Bantuan Internasional Bisa Masuk Di Tanah Aceh

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025 - 04:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Muzakir Munaf (Mualem) selaku Gubernur Provinsi Aceh.

Foto : Muzakir Munaf (Mualem) selaku Gubernur Provinsi Aceh.

Lintasjejaring.com, Aceh – Muzakir Manaf (Mualem), selaku Gubernur Provinsi Aceh, menyampaikan tidak adanya larangan atas keterlibatan bantuan internasional atau luar negeri, yang ingin membantu korban banjir dan longsor.

Hal ini ia kemukakan, karena melihat respon dari masyarakat dunia yang ingin memberi bantuan pada korban bencana alam di Aceh.

“Tidak ada larangan, menurut saya sah – sah saja, tidak ada persoalan mengenai ini,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebutkan bahwa, keterlibatan relawan internasional dan bantuan luar negeri yang masuk di tanah Aceh, tidak akan dipersulit.

Baca Juga:  Keluarga WR Soepratman Tegaskan “Indonesia Raya” Milik Negara, Tak Pernah Tuntut Royalti

Hingga saat ini, ada beberapa bantuan luar negeri yang telah masuk di Aceh, mulai dari Negeri Jiran Malaysia yang mengirimkan berbagai obat – obatan dan tenaga kesehatan, hingga Negeri Tirai Bambu Tiongkok yang menggirimkan relawan sebanyak lima orang untuk membantu mencari jenazah korban yang tenggelam didalam lumpur.

Baca Juga:  Kolaborasi Perusahaan Dan Warga Dorong Pembangunan Desa Jonggon Jaya

Lanjut, ia juga menerangkan tentang adanya gelombang kedua bantuan dari Malaysia, berupa obat – obatan sebanyak 3 ton.

“Bantuan dari Malaysia hari Rabu nanti akan datang membawa obat – obatan, sebanyak 3 ton lagi dan juga akan ada dokter,” ucapnya.

Prasetyo Hadi, selaku Menteri Sekretaris Negara, telah menyatakan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sudah cukup untuk dapat mengatasi bencana alam banjir banding yang menyapu sejumlah wilayah di Pulau Sumatra.

Baca Juga:  Tujuh Anggota Brimob Terbukti Langgar Kode Etik, Kasus Tewasnya Driver Ojol Affan Diusut Tuntas

Ia juga turu menyampaikan, bahwa APBN yang dimiliki Pemerintah tidak hanya cukup, namun Pemerintah juga telah memiliki Komponen Dana Siap Pakai untuk kesiapsiagaan bencana.

Ia menekankan hingga saat ini, Pemerintah belum menerima masuknya bantuan internasional. Menurut Klaimnya, Pemerintah Republik Indonesia (RI) masih sanggup untuk mengatasi persoalan bencana alam yang terjadi di Pulau Sumatra.

 

(Sean)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Donggala, Sulawesi Tengah Dini Hari
MUI Bulungan Laksanakan Musda, Sinergi Hingga Evaluasi Jadi Fokus Utama
Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan
Variasi Harga Kost Kontrakan di Samarinda 2026, Mulai 500 Ribu Hingga Ratusan juta
Tak Sekadar Seremoni, Diskusi Kartini Di Kukar Ungkap Ketimpangan Perempuan
Tak Ada Ruang Salah, Borneo FC Fokus Amankan Tiga Poin
Di Tengah Efisiensi Anggaran, PWI Kaltim Minta Dukungan Kepala Daerah Untuk Pers
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:01 WITA

Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:51 WITA

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Donggala, Sulawesi Tengah Dini Hari

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:08 WITA

MUI Bulungan Laksanakan Musda, Sinergi Hingga Evaluasi Jadi Fokus Utama

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:03 WITA

Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:29 WITA

Variasi Harga Kost Kontrakan di Samarinda 2026, Mulai 500 Ribu Hingga Ratusan juta

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA