Lintasjejaring.com, SAMARINDA – Pembangunan desa tidak hanya bergantung pada peran pemerintah, tetapi juga membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk dunia usaha. Hal inilah yang dirasakan masyarakat Desa Jonggon Jaya melalui berbagai program pemberdayaan yang dijalankan oleh PT ITCI Hutani Manunggal.
Kehadiran perusahaan di desa tersebut dinilai tidak hanya sebatas menjalankan aktivitas operasional, tetapi juga turut mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Desa Jonggon Jaya, Muhammad Kholil, mengatakan hubungan antara pemerintah desa dan perusahaan selama ini terjalin dengan baik. Komunikasi yang terbuka menjadi salah satu kunci utama terbangunnya kerja sama tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sejak saya memimpin desa ini, pihak perusahaan cukup aktif datang untuk berkoordinasi mengenai berbagai program yang akan dijalankan. Kami sering berdiskusi secara langsung, bahkan komunikasi juga terus berjalan melalui telepon ketika ada hal yang perlu dibahas,” ujarnya.
Menurut Kholil, berbagai bentuk dukungan telah dirasakan masyarakat desa. Bantuan yang diberikan tidak hanya menyentuh pembangunan fisik, tetapi juga mendukung kegiatan masyarakat.
Beberapa di antaranya seperti pembangunan masjid, pembangunan jalan usaha tani, hingga dukungan terhadap program ketahanan pangan di desa.
“Bahkan hari ini kami juga melaksanakan kegiatan tanam jagung yang merupakan bagian dari program perusahaan,” jelasnya.
Selain pembangunan infrastruktur dan program pertanian, perusahaan juga turut mendorong upaya perlindungan lingkungan di wilayah desa.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui pembentukan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA). Kelompok ini berperan dalam membantu pencegahan serta penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Kholil mengaku pernah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan dalam program tersebut. Ia menilai pelatihan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Kelompok MPA juga dibekali berbagai peralatan seperti pompa air, selang, dan nosel yang dapat digunakan saat terjadi kebakaran,” katanya.
Secara keseluruhan, Kholil menilai program community development yang dijalankan perusahaan telah memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Jonggon Jaya.
Meski begitu, ia berharap koordinasi antara perusahaan dan pemerintah desa dapat terus diperkuat agar setiap program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Harapannya bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran. Misalnya ketika petani membutuhkan pupuk, maka bantuan yang diberikan juga sesuai dengan kebutuhan tersebut,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa, kolaborasi antara pemerintah desa dan perusahaan selama ini berjalan cukup baik. Dalam penyusunan rencana pembangunan desa, pihak perusahaan juga kerap diundang untuk ikut dalam proses diskusi.
Sebaliknya, perusahaan juga sering mengajak pemerintah desa berdiskusi untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat sebelum menjalankan program.
Menurut Kholil, salah satu perubahan yang paling dirasakan masyarakat adalah pembangunan jalan usaha tani yang kini mempermudah akses petani menuju lahan mereka.
Dengan kondisi jalan yang lebih baik, aktivitas pertanian menjadi lebih lancar dan produktivitas masyarakat juga meningkat.
“Kami tentu sangat berterima kasih atas berbagai bantuan dan program dari PT ITCI Hutani Manunggal. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.
(Kinka)









