Inisiatif DPRD Samarinda Susun Raperda Anti Diskriminasi Usia Dalam Rekrutmen Kerja

- Redaksi

Kamis, 24 Juli 2025 - 09:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Harminsyah.

Foto : Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Harminsyah.

Lintasjejaring.com, Samarinda — Persoalan diskriminasi usia dalam proses rekrutmen tenaga kerja mulai mendapat perhatian serius di Kota Samarinda. 

Keluhan dari pencari kerja berusia 35 hingga 40 tahun yang kerap tersisih dalam seleksi kerja mendorong DPRD Kota Samarinda mengambil langkah strategis.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Harminsyah, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang akan mengatur secara tegas larangan diskriminasi usia dalam lowongan kerja.

“Inisiatif ini lahir dari realitas di lapangan. Banyak pelamar berusia matang yang masih produktif dan berpengalaman, namun tersisih hanya karena angka di KTP,” ujar Harminsyah, Kamis, (24/7/25).

Menurutnya, perusahaan seharusnya menjadikan kualitas dan keterampilan sebagai pertimbangan utama, bukan semata-mata umur.

Ia menekankan bahwa usia bukanlah tolok ukur mutlak dalam menilai kemampuan kerja seseorang.

“Kami ingin mengubah paradigma. Etos kerja, keterampilan, dan pengalaman jauh lebih berharga daripada sekadar batas usia. Ini bukan hanya regulasi, tapi soal keadilan,” tegasnya.

Raperda yang tengah dirancang ini nantinya akan mendorong perusahaan membuka peluang kerja yang lebih inklusif, terutama bagi pelamar di kelompok usia 35–40 tahun yang selama ini terpinggirkan dalam proses seleksi.

Baca Juga:  Seleksi PPPK Samarinda, Ronald : Pengabdian Honorer Jangan Diabaikan
Baca Juga:  HMPS KPI UINSI Samarinda Sukses Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat

Harminsyah juga memastikan bahwa proses penyusunan Raperda akan dilakukan secara partisipatif.

DPRD akan mengundang perwakilan pengusaha, serikat pekerja, hingga para pencari kerja untuk berdiskusi bersama merumuskan pasal-pasal yang tepat.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan ruang kerja yang manusiawi dan adil bagi semua kalangan usia,” pungkasnya.

 

(Ard/ADV DPRD Samarinda)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar
Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan
Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan
Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi
Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau
Dishub Kukar Dorong Edukasi untuk Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Berlalu Lintas

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:40 WITA

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Berita Terbaru