Adnan Faridhan Desak Pemkot Kajian Ulang Proyek Terowongan Samarinda

- Redaksi

Sabtu, 17 Mei 2025 - 21:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Adnan Faridnan

Foto : Adnan Faridnan

Lintasjejaring.com, Samarinda  – Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Adnan Faridhan, meminta Pemerintah Kota Samarinda untuk mengevaluasi ulang proyek Terowongan Samarinda. Permintaan ini disampaikan menyusul insiden longsor yang terjadi setelah hujan deras beberapa waktu lalu.

Menurut Adnan, proyek strategis tersebut tidak boleh hanya dinilai dari sisi investasi dan pembangunan. Ia menekankan bahwa keselamatan warga harus menjadi prioritas utama.

“Ini menyangkut nyawa manusia. Harus ada penelitian menyeluruh. Libatkan universitas-universitas terkemuka, baik dari dalam negeri maupun luar negeri seperti Jepang atau Korea yang sudah berpengalaman membangun terowongan,” kata Adnan, Sabtu (17/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai studi kelayakan pasca-longsor sebaiknya melibatkan lembaga independen, sebagaimana Pemkot pernah lakukan dalam kasus BBM oplosan sebelumnya.

“Ada longsoran, tapi kita diam saja, itu keliru. Lakukan penelitian seperti saat Pak Wali Kota menangani kasus motor berebet. Biarkan para ahli yang bicara, apa pun hasilnya, harus kita terima,” tegasnya.

Adnan juga menyampaikan kekhawatirannya apabila proyek ini terus dilanjutkan tanpa mitigasi risiko dan kajian yang matang. Ia mengingatkan bahwa mengejar target pembangunan tak seharusnya mengorbankan rasa aman masyarakat.

Baca Juga:  Maju Bacagub Kaltim, Rudy Mas’ud Ambil Formulir Di Nasdem
Baca Juga:  Pemkab PPU Belum Buka 15 Kios Kuliner Stadion Panglima Sentik, Tunggu Penilaian Sewa

Ia juga membantah bahwa kritik yang dilontarkannya bertujuan menjatuhkan Wali Kota Andi Harun. Menurutnya, kritik yang membangun merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai wakil rakyat.

“Kalau kebijakan benar, kita dukung. Tapi kalau ada yang keliru, kita wajib mengingatkan. Jangan sampai karena ego politik atau ketidaksukaan, kita menutup mata,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Adnan berharap Pemkot Samarinda terbuka terhadap masukan dan bersedia melibatkan kalangan akademisi serta pakar infrastruktur untuk mengevaluasi proyek yang digadang-gadang menjadi ikon kota itu.

Baca Juga:  DPRD Samarinda Minta Hotel Swasta Tetap Dapat Peluang di Tengah Prioritas Hotel BUMD

 

(Gil/ADV DPRD Samarinda)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut
TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla
Drainase Samarinda Harus Terhubung hingga Sungai, DPRD Soroti Ancaman Genangan Saat Musim Hujan
Samarinda Menuju Zero Tambang 2026, Pariwisata dan Industri Disiapkan Jadi Penopang Ekonomi
Aspirasi Reses DPRD Samarinda Tak Otomatis Terwujud, Warga Diminta Ikuti Jalur Musrenbang
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:13 WITA

37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:28 WITA

TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:06 WITA

Drainase Samarinda Harus Terhubung hingga Sungai, DPRD Soroti Ancaman Genangan Saat Musim Hujan

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:17 WITA

Samarinda Menuju Zero Tambang 2026, Pariwisata dan Industri Disiapkan Jadi Penopang Ekonomi

Berita Terbaru