Trump Larang Harvard Terima Mahasiswa Asing, Tuding Kampus Fasilitasi Antisemitisme Dan Pro – Hamas

- Redaksi

Selasa, 27 Mei 2025 - 11:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Donald Trump, Presiden Amerika Serikat

Foto : Donald Trump, Presiden Amerika Serikat

Lintasjejaring.com, Washington – Donald Trump, Presiden Amerika Serikat secara resmi melarang Universitas Harvard, untuk menerima mahasiswa internasional, dengan dalih kampus tersebut memfasilitasi kekerasan, menyebarkan anti – semitisme, serta menjalin kerjasama dengan Partai Komunis Tiongkok.

Trump menyampaikan kebijakan ini dalam konferensi pers di Gedung Putih, Jumat (23/5/2025), seperti dikutip dari AFP. Ia menilai Harvard telah kebablasan dalam menerapkan kebijakan keragaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI).

Trump menyampaikan tentang kebijakan ini, dalam konferensi pers di Gedung Putih, Pekan lalu, (23/5/2025), seperti dikutip dari AFP, dirinya menilai bahwa Harvard telah berlebihan dan melewati batas dalam menerapkan kebijakan keragaman, kesetaraan, dan inklusi.

“Kampus ini terlalu membebaskan mahasiswa asing, membiarkan suara pro – Hamas, dan menjalin hubungan dengan Tiongkok. Jika terus berlanjut, bantuan pendidikan dari Pemerintah akan dicabut.” Jelas Trump.

Ketegangan antara pemerintah federal dan Harvard, meningkat sejak gelombang protes mahasiswa terhadap konflik Israel – Gaza, yang mencuat di kampus tersebut sejak tahun lalu. Pemerintah menilai kegagalan Harvard, dalam mengendalikan aktivisme Pro – Hamas, serta menciptakan iklim akademik yang kondusif.

Pemerintah juga mengancam akan menarik, dana operasional sebesar USD 9 Milliar, termasuk membekukan dana hibah tahap awal, sebesar USD 2,2 miliar, serta kontrak federal senilai USD 60 Juta. Hingga saat ini, tiga gelombang pemotongan dana ke Harvard telah dilakukan, dengan total lebih dari USD 2,6 miliar.

Baca Juga:  Pemprov Kaltim Prioritaskan Penanganan Stunting Dan Peningkatan Kualitas SDM

Stephen Miller, Wakil Kepala Staf Gedung Putih, menuduh Harvard telah menjadi sarang penyebaran kekerasan, serta kolaborator dengan Partai Komunis Tiongkok.

Menanggapi tuduhan tersebut, Allan Garber, selaku Presiden Harvard, membantah keras tuduhan tersebut. Ia mengajak para alumni, untuk dapat memberikan dukungan moral dan finansial, serta memperkenalkan Dana Prioritas Presiden dan Dana Presiden untuk penelitian.

“Tantangan ini belum pernah terjadi, sepanjang sejarah berdirinya Harvard. Kami tidak memiliki afiliasi apapun, sesuai dengan tuduhan yang disampaikan,” ujarnya.

Respon Hukum dari Harvard, Harvard telah mengajuman gugatan ke Pengadilan Federal Massachusetts, dan menyebut larangan ini sebagai, suatu bentuk balasan terhadap penolakan kampus, pada intervensi pemerintah dalam tata kelola akademik, serta kebebasan berpendapat.

“Perkara ini merupakan suatu serangan, terhadap hak Amandemen Pertama Kami,” tulis pihak Harvard dalam dokumen gugatannya.

Hakim Distrik Amerika Serikat (AS) Allison Burroughs, mengeluarkan penangguhan sementara atas larangan tersebut, selama dua pekan kedepan. Sidang lanjutan akan dijadwalkan berlangsung pada 27 dan 29 Mei 2025 mendatang.

Baca Juga:  Putin Ancam Eropa : Siap Tempur Jika Jalur Damai Dihalang-halangi

 

(Sean)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wafatnya Ali Khamenei Akibat Gempuran Serangan Udara, Pemerintahan Tangan Besi Iran Runtuh Dalam Satu Malam
Polemik Transparansi Hingga Asumsi Publik, Ketua Pelita kaltim Dorong Transparansi, Dirham : 1,38 T Harus jelas
Putin Ancam Eropa : Siap Tempur Jika Jalur Damai Dihalang-halangi
Dunia Tengah Terbakar Dalam Diam, Rusia Yakin PD III Sudah Dimulai Sejak 2014
PMII UIN-Samarinda Gelar Diskusi Refleksi Kemerdekaan: Soroti Krisis Pendidikan Dan Kasus Kekerasan Seksual
KKN UINSI Di SMPN 8 Loa Kulu : Stop Nikah Dini, Raih Mimpi
Cita-Cita Dulu, Cinta Belakangan! KKN UINSI Cegah Nikah Dini
Kemendikdasmen Dan DPR Dorong Komite Sekolah Jadi Pilar Peningkatan Mutu Pendidikan
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:35 WITA

Wafatnya Ali Khamenei Akibat Gempuran Serangan Udara, Pemerintahan Tangan Besi Iran Runtuh Dalam Satu Malam

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:41 WITA

Polemik Transparansi Hingga Asumsi Publik, Ketua Pelita kaltim Dorong Transparansi, Dirham : 1,38 T Harus jelas

Rabu, 3 Desember 2025 - 06:45 WITA

Putin Ancam Eropa : Siap Tempur Jika Jalur Damai Dihalang-halangi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 03:40 WITA

Dunia Tengah Terbakar Dalam Diam, Rusia Yakin PD III Sudah Dimulai Sejak 2014

Senin, 18 Agustus 2025 - 06:11 WITA

PMII UIN-Samarinda Gelar Diskusi Refleksi Kemerdekaan: Soroti Krisis Pendidikan Dan Kasus Kekerasan Seksual

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA