Lintasjejaring.Com, Moskow – Benua Eropa kembali memanas, hal ini disebabkan oleh Vladimir Putin, selaku Presiden Rusia kembali melayangkan peringatan tegas pada negara – negara di Eropa, dan kali ini peringatan diberikan dengan nada yang lebih tajam daripada biasanya.
Menjelang pertemuan penting dengan Steve Witkoff, selaku utusan dari Negara Amerika Serikat (AS), dan Jared Kushner, menantu Donald Trump, Presiden AS. Putin menekankan bahwa Moskow sedang tidak ingin memulai perang. Akan tetapi, jika negara – negara di “Eropa” mendorong agar terjadinya perang, Moskow siap meresponnya dengan cepat.
Dikutip dari Agence France-Presse (AFP) dan Reuters, Putin menyatakan bahwa negara – negara Eropa adalah pihak yang menghambat jalur perdamaian antara pihak Rusia – Ukraina. Menurutnya, mereka telah menutup pintu komunikasi dengan Moskow dan memilih untuk unjuk diri sebagai pihak yang membawa api peperangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami tidak berencana untuk berperang dengan negara – negara Eropa, tetapi jika mereka menginginkan dan menjadi pihak yang pertama memulai, maka kami akan siap melawan mereka,” tegasnya.
Pernyataan ini muncul di tengah rangkaian diplomasi yang semakin intens antara pihak Washington dan pihak Moskow. Kedatangan Jared Kushner dan Steve Witkoff di Kremlin, merupakan bagian dari upaya untuk mencari celah terakhir bagi proposal perdamaian baru yang sudah berkelana dari Florida, Jenewa, hingga ke Abu Dhabi.
Gedung Putih optimis, bahwa pertemuan kali ini akan membawa langkah besar menuju penghentian konflik paling berdarah di tanah Eropa, setelah tragedi Perang Dunia II.
Dalam pertemuan kali ini juga, Jared Kushner dan Steve Witkoff diperkirakan akan menyerahkan versi terbaru dari rencana perdamaian AS kepada Putin. Hal ini dikarenakan Draft sebelumnya, telah memicu keresahan di Kyiv dan beberapa negara di Eropa, karena terlalu memberi keuntungan bagi Moskow, Washington sendiri berusaha sekeras mungkin untuk meredam tuduhan ini.
Salah seorang pejabat senior Negara Ukraina, mengungkapkan bahwa delegasi Kyiv mungkin akan segera menggelar pertemuan lanjutan dengan Steve Witkoff dan Jared Kushner, pada Rabu (3/12), dan kemungkinan besar akan diadakan di Brussel.
Pertemuan itu sendiri akan membahas jawaban resmi Ukraina, terhadap proposal perdamaian versi terbaru yang saat ini tengah menjadi sebuah sorotan internasional.
Dengan meningkatnya tensi yang sedang terjadi, dan diplomasi dipaksa untuk berjalan diatas benang tipis, serta hadirnya ancaman baru Putin ini, kian memanaskan ketegangan situasi yang sedang terjadi.
(Sean)









