OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, Mensesneg : Reshuffle Belum Dibahas

- Redaksi

Kamis, 21 Agustus 2025 - 15:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg),

Foto : Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg),

Lintasjejaring.com, Jakarta – Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), menanggapi bahwa penangkapan, Immanusl Ebenezer, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Prasetyo menegaskan bahwa, pihak istana masih menunggu hasil pemeriksaan KPK sebelum mengambil keputusan terkait posisi Noel (sapaan akrab Immanuel Ebenezer), di kabinet Merah Putih.

“Belum, kita tunggu dulu tadi 1×24 jam, nanti hasil dari teman-teman di KPK seperti apa,” ujar Prasetyo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Potensi Reshuffle

Baca Juga:  Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

Prasetyo menjelaskan kemungkinan reshuffle belum bisa dipastikan. Menurutnya, mekanisme pengisian jabatan bisa dilakukan sementara sebelum ada keputusan tetap.

Prasetyo juga menjelaskan, tentang kemungkinan reshuffle bisa dipastikan. Menurutnya, mekanisme pengisian jabatan bisa dilakukan sementara, sebelum adanya keputusan tetap.

“Bahwa kemudian itu apakah akan terjadi pergantian yang diistilahkan reshuffle, belum tentu. Tunggu dulu. Kan bisa misalnya pejabat sementara atau penugasan khusus ad interim. Mekanismenya ada,” jelasnya.

Sikap Presiden Prabowo

Baca Juga:  Usai PDNS Diretas, Dirjen Aptik Kemenkominfo Menggundurkan Diri

Ia juga menyampaikan bahwa, Presiden Prabowo Subianto menyayangkan OTT terhadap Noel, mengingat Kepala Negara sudah berkali – kali mengingatkan, bahwa para pembantunya agar tidak menyalahgunakan jabatan.

“Ya menyayangkan. Sebetulnya sudah berkali-kali diingatkan,” kata Prasetyo.

Akan tetapi, Prabowo telah menegaskan untuk menghormati proses hukum, dan mempersilahkan KPK, agar dapat menindaklanjuti kasus tersebut sesuai aturan.

“Beliau menyampaikan bahwa itu ranah hukum, beliau menghormati proses di KPK dan dipersilahkan untuk dijalankan sebagaimana mestinya,” tambahnya.

Kasus yang Menjerat Noel

Baca Juga:  DPRD Samarinda Siapkan Agenda 2026, Administrasi Perjalanan Dinas Jadi Sorotan

Sebelumnya, KPK menangkap Immanuel Ebenezer dalam OTT, terkait dugaan pemerasan terhadap perusahaan dalam pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Penangkapan ini, menjadikan Nole sebagai anggota Kabinet pertama Presiden Prabowo, yang terjaring OTT KPK.

 

(Sean)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Donggala, Sulawesi Tengah Dini Hari
MUI Bulungan Laksanakan Musda, Sinergi Hingga Evaluasi Jadi Fokus Utama
Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan
Variasi Harga Kost Kontrakan di Samarinda 2026, Mulai 500 Ribu Hingga Ratusan juta
Tak Sekadar Seremoni, Diskusi Kartini Di Kukar Ungkap Ketimpangan Perempuan
Tak Ada Ruang Salah, Borneo FC Fokus Amankan Tiga Poin
Di Tengah Efisiensi Anggaran, PWI Kaltim Minta Dukungan Kepala Daerah Untuk Pers
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:01 WITA

Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:51 WITA

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Donggala, Sulawesi Tengah Dini Hari

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:08 WITA

MUI Bulungan Laksanakan Musda, Sinergi Hingga Evaluasi Jadi Fokus Utama

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:03 WITA

Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:29 WITA

Variasi Harga Kost Kontrakan di Samarinda 2026, Mulai 500 Ribu Hingga Ratusan juta

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA