Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Dorong Orang Tua Lebih Cermat Hadapi SPMB 2025

- Redaksi

Senin, 19 Mei 2025 - 19:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie

Foto : Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie

Lintasjejaring.com, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tengah bersiap membuka Seleksi Peserta Didik Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2025/2026. Namun, tantangan lama kembali muncul: minimnya pemahaman orang tua mengenai sistem zonasi dan jalur seleksi lainnya.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Ia berharap tahun ini para orang tua lebih aktif dan sigap dalam memahami prosedur pendaftaran, agar tidak mengulang kesalahan serupa di tahun-tahun sebelumnya.

“Setiap tahun keluhannya sama, padahal mekanisme sudah dijelaskan secara terbuka. Yang dibutuhkan sekarang adalah kemauan orang tua untuk benar-benar memahami dan mengikuti aturan,” ujar Novan, Senin (19/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Novan menjelaskan, meski istilah PPDB kini diganti menjadi SPMB, sistem seleksi tetap mengacu pada empat jalur utama: zonasi (50%), afirmasi (20%), prestasi akademik (20%), dan mutasi serta prestasi non-akademik masing-masing 5%.

Baca Juga:  Pendapatan Sawit Turun, Pemkot Samarinda Fokus Bangun Infrastruktur

Menurutnya, dominasi kuota zonasi merupakan langkah nyata pemerintah untuk mewujudkan pemerataan akses pendidikan, bukan hanya berpusat di sekolah-sekolah favorit.

“Sekolah unggulan itu penting, tapi pemerataan jauh lebih penting. Kalau semua memaksa ke satu titik, pasti akan menimbulkan ketimpangan,” tegasnya.

Saat ini, seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring dan terintegrasi langsung dengan sistem pusat milik Kementerian Pendidikan. Orang tua dapat memantau perkembangan dan hasil seleksi secara real time, yang menjamin transparansi dan akuntabilitas.

“Tidak ada lagi ruang untuk manipulasi. Semuanya transparan dan bisa diakses publik. Sekarang tinggal bagaimana kesiapan orang tua untuk mengikuti sistem ini secara cerdas dan tertib,” tambah Novan.

Pendaftaran SPMB Samarinda 2025 dijadwalkan dimulai pada akhir Mei. Orang tua diimbau tidak menunggu hari terakhir untuk mengunggah data, guna menghindari kesalahan teknis dan keterlambatan.

Baca Juga:  BNN Samarinda Gandeng Pramuka, Saka Anti Narkotika Disiapkan untuk Sasar Pelajar
Baca Juga:  Pemprov Kaltim Kirim 68 Ton Beras Ke Mahakam Ulu, Besok Tambah Pasokan

Di penghujung pernyataannya, Novan berharap pelaksanaan seleksi tahun ini bisa lebih tertib, adil, dan inklusif.

“Ayo kita dukung bersama pendaftaran sekolah yang transparan, adil, dan berpihak pada akses pendidikan yang merata,” tandasnya.

 

(Gil/ADV DPRD Samarinda)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut
TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab
Lapak Pedagang Pasar Pagi Terpisah Lantai, DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Penempatan
DPRD Samarinda Minta Hotel Swasta Tetap Dapat Peluang di Tengah Prioritas Hotel BUMD
Teras Samarinda II Disiapkan untuk UMKM, DPRD Ingatkan Risiko Kemacetan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:13 WITA

37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:28 WITA

TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:34 WITA

Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab

Berita Terbaru