Pemprov Kaltim Kirim 68 Ton Beras Ke Mahakam Ulu, Besok Tambah Pasokan

- Redaksi

Senin, 4 Agustus 2025 - 15:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji

Foto : Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji

Lintasjejaring.com, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mengirimkan bantuan 68 ton beras ke Kabupaten Mahakam Ulu untuk mengatasi kelangkaan pangan yang terjadi di daerah perbatasan tersebut. Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menegaskan bahwa pengiriman pertama telah sampai dan pengiriman tahap kedua akan dilakukan besok.

Kelangkaan beras di Mahakam Ulu sebelumnya memicu kekhawatiran masyarakat karena keterbatasan akses transportasi dan distribusi logistik. Untuk itu, Pemprov Kaltim mengambil langkah cepat dengan menyalurkan bantuan pangan guna menjaga stabilitas ketersediaan beras.

“Kami sudah kirim 68 ton beras, besok akan dikirim lagi ke Mahakam Ulu untuk menambah stok pangan di sana,” ujar Seno Aji usai Rapat Paripurna ke-28 DPRD Kaltim, Senin (4/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wagub Seno Aji menegaskan bahwa upaya mengatasi kelangkaan pangan ini tidak boleh hanya dibebankan kepada pemerintah provinsi. Menurutnya, pemerintah kabupaten juga harus bergerak aktif untuk mencari solusi jangka panjang.

“Kami meminta pemerintah kabupaten jangan hanya mengandalkan provinsi. Mereka harus mendatangkan pedagang atau distributor beras ke Mahakam Ulu dengan harga yang sesuai,” ucapnya.

Seno menjelaskan bahwa faktor geografis Mahakam Ulu yang sulit dijangkau menjadi salah satu kendala distribusi bahan pokok. Apalagi, jalur transportasi darat terbatas, sehingga pengiriman sebagian besar harus melalui jalur sungai.

Baca Juga:  Samarinda Masih Dominasi Penerima BKT, Iman : Samarinda Miliki Institusi Pendidikan Yang Banyak
Baca Juga:  Pihak Swasta di Dorong Untuk Turut Andil Dalam Menggelar Event Olahraga

Masalah Distribusi Jadi Tantangan

Kelangkaan beras di Mahakam Ulu dipicu keterlambatan distribusi dari wilayah hulu. Tingginya biaya angkut menyebabkan harga beras melonjak, sehingga masyarakat semakin terbebani.

“Dengan tambahan pasokan ini, kami harap harga beras bisa lebih stabil. Tapi Pemkab harus memastikan distribusi sampai ke kecamatan-kecamatan, jangan hanya menumpuk di gudang,” tambah Seno.

Pemprov Kaltim berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan hingga kondisi pasokan pangan kembali normal. Selain itu, Seno menyebutkan bahwa pemerintah akan menggandeng distributor dan pedagang besar untuk masuk ke Mahakam Ulu, agar tidak terjadi ketergantungan bantuan dalam jangka panjang.

Baca Juga:  Mengasah Personal Branding, Hady : Anak Muda Kita Jangan Mau Kalah Dari Daerah Lain

Orang nomor dua di Kaltim tersebut memastikan bahwa bantuan tahap pertama sudah sampai di Mahakam Ulu.

“Ya, bantuan pertama sudah sampai, yang kedua berangkat besok,” ujarnya.

Dengan langkah ini, Pemprov berharap masyarakat Mahakam Ulu dapat segera keluar dari ancaman krisis pangan yang sempat menimbulkan keresahan.

Diketahui, dilansir dari Media Kaltim.com, harga beras per 25 Kg di Kab. Mahakam ulu, mencapai 1jt rupiah dan Gas Elpiji 3Kg mencapai 400 Ribu Rupiah.

 

(Sul)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi
Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan
Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau
BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran
MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi
Efisiensi Anggaran Tekan Program KB, DP2KB Samarinda Cari Jalan Agar Pelayanan Tetap Berjalan
731 WBP Lapas Narkotika Samarinda Terima Remisi Kemerdekaan, Tujuh Langsung Bebas
Sembilan Kursi Kepala OPD Kosong, Pemkot Samarinda Siapkan Penataan Besar Usai Gelombang Pensiun
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WITA

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi

Kamis, 3 September 2026 - 20:12 WITA

Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan

Kamis, 3 September 2026 - 14:08 WITA

Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau

Kamis, 3 September 2026 - 13:16 WITA

BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:50 WITA

MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA