DPRD Samarinda Kaji Pemberlakuan Jam Malam bagi Pelajar, Fokus pada Pendekatan Persuasif

- Redaksi

Kamis, 15 Mei 2025 - 16:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie.

Foto: Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie.

Lintasjejaring.com, Samarinda-Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menyampaikan bahwa pihaknya tengah mengkaji wacana pemberlakuan jam malam bagi pelajar.

Wacana ini muncul sebagai bentuk keprihatinan terhadap maraknya aktivitas pelajar yang sering nongkrong hingga larut malam. Menurut Novan, kebiasaan keluyuran pada malam hari sangat berpotensi menimbulkan dampak negatif.

Karena itu, menurutnya, perlu ada langkah konkret sebagai bentuk antisipasi sebelum muncul kejadian yang tidak diinginkan.

“Mungkin belum sampai pada tahap pemberlakuan jam malam, karena situasinya belum cukup darurat. Tapi akan kami kaji sebagai langkah antisipatif,” ujarnya, Kamis (15/5/2025).

Novan menekankan bahwa upaya awal yang paling penting dimulai dari lingkungan rumah. Ia mengajak para orang tua untuk lebih aktif mengawasi dan membina anak-anak mereka, terutama dalam membatasi aktivitas di luar rumah pada malam hari.

“Semua kembali ke orang tua. Jika anak sudah melewati jam normal berada di luar rumah, maka orang tua harus mengingatkan,” tambahnya.

Komisi IV DPRD Samarinda, lanjut Novan, saat ini masih fokus pada pendekatan persuasif dalam menekan kenakalan remaja, khususnya pelajar yang kerap nongkrong hingga larut malam.

Baca Juga:  Efisiensi Anggaran Tekan Program Pembangunan Keluarga, DSri Puji Astuti Dorong Penguatan DPPKB
Baca Juga:  Dukung Ekonomi Kreatif, DPRD Kota Samarinda Finalisasi Raperda Ekraf

Ia menegaskan bahwa pendekatan yang humanis dan dialogis perlu dikedepankan untuk memahami latar belakang perilaku remaja tersebut.

“Kita tidak bisa langsung memvonis. Harus ada pendekatan, kita perlu tahu dulu apa yang menjadi masalah dari para remaja itu,” tandasnya.

(Gil/ADV DPRD Samarinda)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi
Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan
Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau
BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran
MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi
Efisiensi Anggaran Tekan Program KB, DP2KB Samarinda Cari Jalan Agar Pelayanan Tetap Berjalan
731 WBP Lapas Narkotika Samarinda Terima Remisi Kemerdekaan, Tujuh Langsung Bebas
Sembilan Kursi Kepala OPD Kosong, Pemkot Samarinda Siapkan Penataan Besar Usai Gelombang Pensiun
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WITA

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi

Kamis, 3 September 2026 - 20:12 WITA

Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan

Kamis, 3 September 2026 - 14:08 WITA

Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau

Kamis, 3 September 2026 - 13:16 WITA

BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:50 WITA

MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA